Home EKONOMI Asuransi Syariah Di Masa Pandemi

Asuransi Syariah Di Masa Pandemi

351
2

Asuransi Syariah Di Masa Pandemi

(Oleh : Frissai Gusminar Mutia)

Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Asuransi Syariah
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Tahun 2020 bisa dibilang tahun yang selalu dimulai dengan kata “pertama”. Pertama tinggal di rumah untuk sekian lama. Pertama kali hidup saling jaga jarak. Mungkin banyak dari kita juga ini menjadi pertama kalinya kita jadi semakin peduli dengan kesehatan, jiwa, dan keamanan finansial.

Pandemi menjadi wake up call kita akan pentingnya memiliki asuransi. Karena dengan memiliki asuransi, finansial keluarga kita akan menjadi aman kalau terjadi hal yang tak diinginkan kepada kita.

Umat Islam seharusnya memilih asuransi syariah sebagai salah satu alternatif berinvestasi. Asuransi syariah tidak hanya mengutamakan sisi komersil. Konsepnya diimbangi dengan kegiatan berbagi kasih dan tolong menolong dengan sesama peserta asuransi syariah. Ditambah lagi, pada kondisi saat ini, dimana umat Muslim dunia menjalani hari-hari di bulan Ramadhan dalam kondisi yang berbeda.

Jika pada bulan Ramadhan pada tahun-tahun sebelumnya aktifitas muslim mengalami peningkatan, maka pada Ramadhan tahun ini umat muslim lebih banyak berdiam diri di rumah. Umat Muslim, khususnya di Indonesia, mengikuti anjuran pemerintah untuk berperan serta dalam memutus rantai penyebaran virus Corona yang sedang menjadi pandemi di dunia. Semua aktifitas dilakukan di rumah, mulai dari urusan pekerjaan kantor, perkuliahaan, proses belajar murid usia dini hingga sekolah menengah atas (SMA), dan ibadah.

Khusus ibadah, umat Muslim menjalankan semua ibadah khusus Ramadhan, seperti tarawih dan tadarus Al-Qur’an di rumah. Padahal, ibadah ini biasanya selalu dilaksanakan di masjid-masjid yang menjadikan masjid menjadi ramai.

Pandemi virus Corona (Covid-19) telah memberikan cerita kehidupan tersendiri bagi manusia di dunia. Di Indonesia, jumlah korban meninggal dunia sampai dengan tulisan ini dibuat telah mencapai lebih dari 1.000 kasus. Covid-19 telah banyak merenggut nyawa manusia dengan tidak memandang status, golongan, usia, dan waktu.

Sebagai seorang muslim, kita berkeyakinan bahwa kematian adalah rahasia Ilahi. Pada akhirnya manusia akan meninggalkan dunia ini dengan cara yang sudah ditentukan Allah. Dengan pandemi Covid-19, makhluk kecil-Nya menyadarkan manusia bahwa Allah yang paling berkuasa di alam semesta ini.

Kematian yang terus bertambah menuntut perhatian dan energi dari pemerintah dan masyarakat. Pemerintah dengan segala kekuatan dan kekuasaannya telah berupaya untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang terdampak dengan kehadiran Covid-19 ini.

Namun, ternyata masih banyak ditemui adanya masyarakat yang harus membiayai sendiri biaya pengobatan akibat pandemi Covid-19. Tentu hal ini memberatkan masyarakat dari sisi keuangan keluarga.

Selama Pandemic covid 19 tidak menghambat kita untuk berasuransi maupun ber investasi dikarenakan ekonomi dan financial yang tidak mendukung akibat covid 19. Sebagian masyarakat beranggapan asuransi itu hanya untuk kalangan menengah ke atas saja dan itu tidak terlalu penting, akan tetapi asuransi itu bisa untuk siapa saja yang dimana asuransi akan membantu perekonomian dan mengatur financial kita dengan baik sekaligus mendapatkan dua manfaat yaitu proteksi dari asuransi  dan juga bisa berinvestasi.

Untuk itu, masyarakat dapat memanfaatkan produk-produk asuransi syariah untuk menghindari beban keuangan keluarga saat berjuang melawan virus Corona dalam masa pandemi saat ini. Masyarakat dapat mewujudkan berbagi kasih dan tolong menolong dengan sesama peserta di saat ada peserta yang terbebani keuangan.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here