Home ARTIKEL Desa Daring Sehat Jauh Dari Covid-19

Desa Daring Sehat Jauh Dari Covid-19

214
0

DESA DARING SEHAT JAUH DARI COVID 19

ARTIKEL INDIVIDU

Nama    :Zubaidah Sahri Yanti Siregar

Nim        : 0404173053

Jurusan : Pemikiran Politik Islam

Fakultas : Ushuluddin dan Studi Islam

DPL : Dr.  Muhammad Habibi Siregar S.A. g. M.A. g

STOP HOAX, PANDEMI (COVID 19)

BUKAN MAINAN

AS-SALAMU’ALAIKUM.Wr. Wb

Hoax sama saja dengan berita bohong,  jadi kita Jangan sebar kebohongan, kepanikan, jangan sebar kebiasan yang bisa menimbulkan kepanikan kepada orang-orang belum tau apa itu Hoax atau faktanya suatu berita. Jangan sebar Hoax apalagi di masa pandemic ini tapi mari kita sama-sama sebar kebaikan dengan cara sebar untuk sehat baik secara medis maupun secara islami. Covid 19 memang ada dimana-mana tapi kita tidak bisa telan bulat-bulat berita yang sedang beredar saat ini.

Mari kita saling tolong-menolong dengan cara saling mengingatkan cara untuk sehat. dengan jaga jarak, pakai masker jika sedang berada di luar rumah, rajin cuci tangan dengan sabun yang ada disekitarmu, makanlah makanan yang sehat dan higenis dengan gizi seimbang untuk menjaga daya tahan tubuh, rajin olahraga dengan teratur, istirahat cukup, berjemur di bawah jam 10.00 pagi, sesuai dengan protokol kesehatan.

Kita tidak boleh mudah percaya dengan berita yang sedang beredar tapi kita harus menelusuri faktanya berita tersebut, baik dengan menggunakan aplikasi atau lain sebagainya. Walaupun di masa-masa pandemic ini banyak yang terpapar oleh virus COVID 19, tapi bukan berarti kita membuat di kalangan masyarakat menjadi panik dan ketakuatan dengan berita yang sedang merabak di media social,  dan situs online lainnya.

 Hoax sama saja dengan berita bohong.orang menyebarkan berita HOAX bisa di tindak pindana. Karena bisa menimbulkan fitnah atau kebohongan yang bisa membuat khalayak ramai jadi ketakutan. Berikut pasal perundang-undangan tentang penyebaran HOAX :

Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana (“UU 1/1946”) juga mengatur mengenai berita bohong yakni:

  1.  Barangsiapa, dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun.
  2. Barangsiapa menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong, dihukum dengan penjara setinggi-tingginya tiga tahun.

Pasal 15 UU 1/1946

Barangsiapa menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sedangkan ia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga bahwa kabar demikian akan atau sudah dapat menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi, tingginya dua tahun.

Dalam penyebaran HOAX atau berita bohong di cantumkan juga dalam Al-qur’an dan hadist  sebagai berikut :

Surah An-Nahl, ayat 116;

 Artinya :“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta “ini halal dan ini haram”, untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung.

Dalam Hadist  juga di cantumkan bahwa kebohongan ialah  salah satu tanda orang-orang yang munafik “Tanda orang munafik itu ada tiga; jika berkata, maka ia berbohong. Jika berjanji, maka ia ingkar. Jika diberi amanat, maka ia berkhianat.”

REFERENSI

https://www.hukumonline.com/klinik/detail/ulasan/lt5b6bc8f2d737f/pasal-untuk-menjerat-penyebar-ihoax-i/

STOP HOAX, PANDEMI BUKAN MAINAN

SEKIAN DAN TERIMA KASIH

Salam pejuang wi-fi

        Wassalamua’laikum.Wr.Wb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here