Home HUKUM PEMA SUMUT Desak Kejatisu Periksa Kepala Kejari, Kasi Pidum dan JPU Kejari...

PEMA SUMUT Desak Kejatisu Periksa Kepala Kejari, Kasi Pidum dan JPU Kejari Labusel.

250
0

DPW PEMA SUMUT mendesak Kejatisu agar memanggil dan memeriksa Kepala Kejari, Kasi Pidum dan JPU Kejari Labusel terkait perkara Nomor. 648/Pid.B/2020/PN Rap, PEMA SUMUT menduga Kepala Kejari, Kasi Pidum dan JPU Kejari Labusel telah mencoreng nama baik Adiyaksa dalam perkara tersebut.

Desakan itu disampaikan PEMA SUMUT  melalui orasinya di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan AH. Nasution, Medan, (Selasa, 25/08/2020).

Penyalahgunaan jabatan atau wewenang oleh Kejaksaan Negeri Kab. Labuhanbatu Selatan di antaranya Kepala Kejari, Kasih Pidum Kab. Labuhanbatu Selatan dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara No. 648/Pid.B/2020/PN Rap yang mana dalam perkara tersebut JPU tidak memasukkan pasal terkait narkotika dalam tuntutan padahal dalam berita acara perkara (BAP) atau dan Dakwaan ada di sebutkan, sehingga kami menduga bahwa Kejari Kab. Labuhanbatu Selatan melakukan kong kalikong dalam perkara tersebut.

Menurut informasi yang di terima Sahabatnews.com_Terdakwa Pelaku Penadahan Curian Rahmad Hidayat Hasibuan Alias Amat Penadahan serta pembarter 1 tabung Gas LPJ ukuran 3 kg dan 1 Helm LTD serta 1 pasang sepatu sport Curian dengan Narkotika 1 paket jenis sabu seharga Rp.100.000 ( seratus ribu rupiah) dan uang sebesar Rp.240.000 (Dua Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah) Rahmad Hidayat Hasibuan alias Amat saat disidang di PN Rantauprapat.

Dalam bacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu Selatan (Labusel) atas perkara nomor 648/Pid.B/2020/PN Rap. Pasalnya, JPU tidak menerapkan dalam dakwaannya tentang Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika atas transaksi pembelian hasil curian (penadahan) menggunakan 1 paket Narkotika seharga Rp.100.000 (Seratus ribu rupiah) dan uang Rp240000 (Dua ratus empat pukuh ribu rupiah).

JPU (Sarung Aritonang, SH) didampingi Kasipidum Simon Sihombing beralasan tidak menerapkan Undang-Undang Narkotika karena tidak dapat menemukan barang buktinya     .

Menyikapi hal tersebut PEMA SUMUT kembali datangi Kejatisu “Kami minta Kejatisu segera memanggil dan memeriksa Kepala Kejari, Kasi Pidum dan JPU Kejari Labusel terkait perkara Nomor. 648/Pid.B/2020/PN Rap, jika aspirasi kami ini tidak di tanggapi kami akan surati JAM WAS KEJAGUNG RI apa bila perlu kami unjuk rasa di depannya, ,” ungkap Ketua Umum DPW PEMA SUMUT Joni Sandri Ritonga, dalan orasinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here