Beranda Entertainment Jalan Rusak Parah, Mahasiswa Hadang Truk Perusahaan.

Jalan Rusak Parah, Mahasiswa Hadang Truk Perusahaan.

293
0

Sahabatnews.com-Medan, Puluhan massa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa Indonesia (JMI) menggelar aksi demo di Jalan Wiliem Iskandar, Rabu (20/1/2021). Massa yang memblokade sebagian badan jalan dan menahan kendaraan salah satu perusahaan yang diduga menjadi penyebab rusaknya jalan menuju lingkungan pendidikan tersebut sebagai bentuk aksi penolakan truk berlebihan kapasitas melintasi kawasan tersebut.

Rey Anggara Siregar mengatakan, sudah bertahun-tahun akses jalan utama ke sejumlah kampus seperti Universitas Negeri Medan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara dan Universitas Medan Area rusak akibat selalu dilintasi truk raksasa tersebut. Padahal sesuai aturan Dinas Perhubungan Deliserdang, setatus jalan dengan golongan III C batas maksimal kendaraan yang bisa lewat hanya 8 ton.

Selain itu dalam orasinya, mereka juga meminta Pemkab Deliserdang mencabut izin serta menutup perusahaan yang mengoperasikan kendaraan dengan beban muatan tinggi di Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan tersebut antaralain PT. KPPN dan PT. Semen Merah Putih.

“Kami kembali turun ke jalan karena pemerintah selama ini tetap diam terhadap pelanggaran yang terjadi. Kami minta Satlantas Polrestabes Medan untuk razia rutin terhadap truk over tonase yang menjadi penyebab kerusakan jalan menuju kampus,” teriak Rey di lokasi demo yang juga sebagai koordinator lapangan dalam aksi tersebut.

Menyikapi hal tersebut Dody Irawan yang merupakan salah satu aktivis Sumatera Utara mengatakan “Seharusnya Dishub Deliserdang yang memiliki wewenang atas pemeliharaan jalan ini melakukan portalisasi untuk menjaga fasilitas negara. Namun faktanya mereka justru abai terhadap pelanggaran yang sudah bertahun-tahun terjadi,” ungkapnya.

Aksi yang digelar tiga hari berturut-turut ini merupakan imbas dari bentuk ketidak perdulian pemerintah Kabupaten Deliserdang, “Bupati Deliserdang Bapak Ashari Tambunan jangan hanya diam saja, bapak harus bertanggung jawab atas permasalahan ini, jika memang Kepala Dinas Perhubungan Deliserdang tidak mampu bekerja kenapa tidak di pecat saja?

Atau mungkin ada oknum-oknum tertentu yang telah menerima setoran lebih dari prusahaan nakal yang telah merusak jalan tersebut hingga mereka bebas melintas tanpa memikirkan dampak buruknya untuk para mahasiswa di kampus-kampus tersebut dan para pengguna jalan lainnya,” sambung Dody. “Kita juga sangat mengapresiasi kepedulian teman-teman Aktivis Jaringan Mahasiswa Indonesia (JMI) yang konsisten tiga hari berturut-turut turun kejalan, kita sama-sama berharap pemerintah Kabupaten Deliserdang yang dipilih oleh masyarakat pada pilkada 2018 lalu sedikit peduli dan mau mendengarkan aspirasi masyarakat ini,” tutup Dody. (Res/Di)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here