Sahabatnews.com-Medan| Menjadi Profesor atau Guru Besar, merupakan cita-cita tertinggi bagi dosen. Sebab prestasi akademik tertinggi ini, tidak mudah diraih dengan mengorbankan fikiran, waktu dan tentu saja biaya untuk mempersiapkan hal-hal menyangkut syarat cukup ketat dan selektif.
Menjadi seorang Guru Besar merupakan pengakuan negara atas keahlian bidang yang di tekuni, termasuk totalitas beban kuliah yang dijalaninya. Hanya mereka yang memiliki kompetensi dan bidang keahlian tertentu, berhak atas penghargaan ini.
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Medan, sebagai salah satu Perguruan Tinggi Islam Negeri terbesar di Indonesia dan pertama di wilayah Sumatera, terus melakukan pembenahan akademik, dengan mendorong para dosen untuk meningkatkan kemampuan personal, dalam bidang penelitian, tampil sebagai pembicara di forum Nasional, internasional, dan publikasi jurnal internasional agar penghargaan akademik tertinggi sebagai Guru Besar atau Profesor dapat diraih.
Sejak bertransformasi dari IAIN ke Universitas, UIN SU Medan banyak melakukan perubahan dalam struktur kebijakan maupun akademik, ini dilakukan sebagai respon terhadap perubahan budaya akademik maupun non akademik, sehingga kebutuhan akan lahirnya Guru Besar baru merupakan jawaban atas tuntutan perubahan tersebut.
Pengukuhan 20 orang Guru Besar baru di lingkungan UIN SU Medan, merupakan sejarah baru bagi UIN SU pasca bertransformasi, sebab kebutuhan menjawab tantangan perubahan dijawab dengan peningkatan kualitas dosen sebagai pintu gerbang kemajuan UIN SU itu sendiri.
Lahirnya 20 orang Guru Besar baru, sebagai jawaban atas kesiapan UIN SU menyongsong era kompetisi global, dengan meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (dosen) agar terus melakukan inovasi baru bagi kemajuan peradaban.
Tentunya menjadi seorang Guru Besar punya tanggung jawab moral akademik, sebagai on based cultural akademik yang senantiasa harus dijaga dengan menghadirkan solusi bagi perubahan yang kian kompetitif termasuk persaingan dalam era revolusi industri 5.0.
Sebagai apresiasi, ke 20 Guru Besar UIN SU yang dikukuhkan pada hari senin dan selasa (11-12 Desember 2023) berlangsung di Kampus I UIN SU Jalan Sutomo Medan.
Adapun ke 20 orang Guru Besar UIN SU yang dikukuhkan diantaranya Prof Dr Hj Nurhayati, MAg, Prof Dr Azhari Akmal Tarigan, MAg, Prof Dr Muhammad Ramadhan,MA, Prof Dr Achyar Zein, MAg, Prof Dr Masganti, MAg, Prof Dr Nursakinnah Daulay, M.Psi, Prof Dr H. Syamsu Nahar, MAg, Prof Dr H. Ansari Yamamah,MA, Prof Dr Khadijah, MAg dan Prof Dr Mesiono, MPd.
Selanjutnya Prof Dr M. Syukri Albani Nasution, MAg, Prof Dr H. Amiruddin Siahaan,MPd Prof Dr Ade Soemitra,MA, Prof Dr HM Jamil, MA, Prof Dr Rusdy Ananda, MPd, Prof Dr Hasan Sazali, MA, Prof Dr Mardianto, MPd, Prof Dr Mustafa Kamal Rokan, MH, Prof Dr Rahma Fitriani, MHum, dan Prof Dr Watni Marpaung,MA.
Penulis : AS
Editor : Admin1




























































