Sahabatnews.com-Medan Sejumlah rangkaian kegiatan perayaan Hari Santri dilaksanakan di UIN Sumut, Rektor UINSU Prof. Nurhayati, M.Ag sampaikan Santri harus menguasai dua hal di Era Digital, Rabu (20/10/2023).
Dalam rangkaian Hari Santri, UIN Sumut melaksanakan Seminar Nasional dengan tema “Jihad Santri Jayakan Negeri”, Pembacaan Sholawat Nariyah, Apel Hari Santri Nasional, dan Pesantren Expo yang mengundang lebih kurang 16 Pesantren se Sumatera Utara yang telah mendapatkan bantuan inkubasi usaha.
Khusus mengenai Pesantren Expo, Rektor menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan usaha perekonomian yang sudah dirintis pesantren di tengah-tengah Masyarakat, jadi pesantren bukan hanya mengkaji ilmu-ilmu agama yang berorientasi pada akhirat semata, tetapi juga membekali para santri dengan keahlian dan soft skill agar bisa berdaya saing ke depannya. Tidak lupa sejumlah hasil karya santri-santri pesantren di Sumut turut dipamerkan.
Prof. Nurhayati menyampaikan pula bahwa di era keterbukaan informasi dan serba digitalisasi sekarang ini, para santri tidak hanya harus cakap dalam perkara-perkara agama, namun harus menguasai “teknologi” dan berkemampuan “entrepreneur.”
“Dua hal tersebut harus dimiliki para santri saat sekarang ini. Dengan begitu orangtua sangat yakin untuk memasukkan anaknya menimba ilmu di pesantren dan setelah tamat bisa menunjang kemandiriannya,” ujar Rektor.
Kemudian dalam sambutannya pada pembukaan Pesantren Expo lebih jauh Prof. Nurhayati memaparkan para santri yang sebagai ahli agama, agar diarahkan bisa mandiri secara ekonomi, sehingga dengan kemandiriannya lebih mudah mengembangkan ilmunya di tengah-tengah masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan Program Kementerian Agama dengan adanya bantuan inkubasi untuk kemandirian pesantren dengan mendukung UMKM di dalamnya.
Pesantren Expo yang dilaksanakan di kampus I UIN-SU menampilkan beragam hasil produksi pesantren, mulai dari cairan kebersihan, makanan, jasa servis elektronik, minuman dan lainnya. Pesantren Expo ini dapat dijadikan sarana mendukung pondok pesantren agar bisa mandiri khususnya secara ekonomi dan keuangan.
Penulis : Sahabatnews.com
Editor : Admin1































































