Sahabatnews.com — Medan | Universitas Islam Negeri Sumatera Utara atau UIN SU, kembali menorehkan sejarah baru di lingkungan Universitas. Kehadiran Guru Besar baru merupakan jawaban atas tantangan bagi pengembangan dunia Perguruan Tinggi dalam menghadapi persaingan global.
“Kehadiran guru besar baru di UIN SU merupakan energi bagi civitas akademika dalam menggali potensi dalam percepatan peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan PTKIN khususnya UIN SU menuju kearah yang semakin baik”,ujar Rektor Prof Dr Nurhayati, M.Ag dalam sambutannya saat pengukuhan Guru Besar baru dilingkungan UIN SU, Rabu (31/5) di Kampus I UIN SU Jalan Sutomo Medan.
Lebih jauh disampaikan Prof Nurhayati bahwa tradisi Guru Besar harus terus di kembangkan, dengan mendorong para dosen untuk aktif melakukan penelitian.
“Alhamdulilah UIN SU dapat melewati masa paceklik Guru Besar, dan hari ini dibuktikan dengan pengukuhan Guru Besar baru di lingkungan UIN SU sebagai tradisi akademik dan kita berharap kedepannya akan banyak lahir para Guru Besar baru, tentunya harus didukung suasana kampus yang dinamis dan kondusif”, ujar Rektor.
Ditambahkan Prof Nurhayati, UIN SU saat ini menuju Smart Islamic University sebagai ciri khas pendidikan Islam, karenanya segala perangkat yang dibutuhkan harus secepatnya di persiapkan, termasuk sumberdaya manusia yang berkualitas menjadi prasyarat untuk mengejar visi UIN SU sebagai smart islamic university.
“Posisi Guru Besar memiliki peranan signifikan dalam mengimplementasikan Tri Darma Perguruan Tinggi, saat ini UIN SU mempersiapkan konsep smart islamic university dengan mendorong para dosen dan mahasiswa melakukan kegiatan internasionalisasi, penelitian, visitasi dan beragam kegiatan yang dilakukan baik dilingkungan Kampus maupun di luar Kampus”, ucap Rektor perempuan pertama UIN SU ini tegas.
Prof Nurhayati mengingatkan Guru Besar dihadapkan pada tantangan, dan hal itu harus dijawab secara akademik, karena Guru Besar sebagai motor penggerak, sumber inspirasi dan energi baru bagi UIN Sumatera Utara.
“Tantangan akreditasi prodi merupakan tantangan bagi para Guru Besar dalam menyiapkan konsep dan telaah akademik, sehingga akreditasi prodi dilingkungan UIN SU mendapatkan predikat unggul, sangat baik terus bertambah dan yang masih akreditasi C agar ditingkatkan dan ini harus dijawab dengan prestasi akademik yang bisa membanggakan institusi dengan kerja keras seluruh stakeholder UIN SU”, ungkap Rektor memotivasi.
Perkembangan UIN SU, kedepannya harus di dukung SDM yang memiliki integritas dan standar moral yang tinggi, jujur dan amanah, fokus akreditasi prodi itu tugas yang secepatnya diselesaikan.
“Daya fikir, dana, sarana dan prasarana sebagai penunjang kegiatan belajar, dan berbagai aktifitas internasional lainnya baik yang dilakukan dosen maupun mahasiswa, kedepannya harus diperkuat, sehingga kualitas SDM UIN SU mampu bersaing secara kompetitif”,tambah Rektor.
Pengukuhan Guru Besar UIN SU, pada sidang terbuka senat oleh Ketua Senat UIN SU Prof Dr H. Syaiful Akhyar Lubis, MA.
Para Guru Besar yang baru saja dikukuhkan diantaranya
Prof Dr Candra Wijaya,.M.Pd dalam bidang keahlian
Manajemen Pendidikan Islam mengambil judul orasi ilmiah
“Menuju Universitas Islam yang Berkualitas”
Prof Dr M.Syahnan,MA Guru Besar bidang Filsafat Hukum Islam, dengan mengambil judul orasinya tentang
“Building A Legal Mind With Comparative Legal Science in Islamic Law Reform, in Islamic cointries, Revisiting ‘Abd Al-Razzaq Al-Sanjuri’s Legacy” dan Prof Dr. Abdurrahman, M.Pd Guru Besar bidang Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam dengan judul orasi ilmiahnya
“Cyber Conseling dalam Pendidikan Islam”. Hadir dalam acara pengukuhan Guru Besar diantaranya Wakil Ketua DPRD Sumut H. Harun Mustafa Nasution, para Wakil Rektor, Kepala Biro, pimpinan fakultas se-UIN SU, dosen, staf pegawai dan tamu undangan lainnya
Momentum Kebangkitan UIN Sumatera Utara
Sementara itu Ketua Senat Universitas UIN SU Prof Dr H Syaiful Akhyar Lubis, MA berasa bersyukur sekaligus berbangga atas pengukuhan Guru Besar baru di lingkungan UIN SU, ini membuktikan bahwa kondusifitas pembelajaran di UIN SU berjalan baik.
“Ini momentum luar biasa bagi keluarga besar civitas akademika UIN SU, bahwa pengukuhan tiga orang Guru Besar baru membuktikan konsistensi UIN SU dalam menciptakan sumber daya yang handal lewat pendidikan, penelitian dan pengabdian, sebagai implementasi Tri Darma Perguruan”, ucap Prof Syaiful kepada media di ruang kerjanya.
Pakar pendidikan islam ini menegaskan, bahwa kemajuan UIN SU ditentukan adanya harmonisasi seluruh warga Kampus dalam menjaga dinamisasi kampus, sehingga proses belajar berjalan baik.
“Inilah langkah awal yang baik, saat UIN SU dipimpin seorang Rektor perempuan pertama dalam sejarah UIN SU (IAIN-sebelumnya) bahwa beliau mampu menjaga stabilitas Kampus, sehingga hari ini kita bisa saksikan pengukuhan Guru Besar, dan Insya Allah tidak lama lagi segera menyusul pengukuhan Guru Besar lainnya dan mereka yang sedang berjuang meraih jenjang akademik tertinggi, tentu apa yang disampaikan Rektor mensupport para dosen untuk meraih Profesor perlu di apresiasi”,sambung tokoh Al-Wasliyah ini.
Diakhir wawancara Prof Syaiful berharap, agar kondisi dan situasi kampus yang kian kondusif ini agar mampu dipertahankan, sehingga apa yang di inginkan umat dan bangsa ini terhadap UIN SU sebagai lembaga pendidikan Islam tinggi mampu menjawab tantangan era mendatang.
“Kompetisi global dengan daya saing yang kompetitif, maka UIN SU juga bersiap menghadapi persaingan global, apalagi UIN SU menjadi harapan umat, bangsa dan negara dalam melahirkan para alumni yang beriman dan berilmu serta berakhlakul karimah”, sambung Prof Syaiful.
Penulis : Sahabatnews.com
Editor : Admin7




























































