Sahabatnews.com-Medan Kegiatan Bukber (Buka Bersama) Puasa bulan Suci Ramadhan Tahun Anggaran 2022 H, di Rumah Dinas (Rumdis) Gubsu pada, yang berapa pekan ini menggelinding anggarannya menggunakan dana hibah BAZNAS dan MUI Provsu serta LPTQ.
Kini makin terang, setelah pihak BAZNAS Provsu membenarkan dalam kegiatan yang mengumpuli massa hingga berjumlah seribuan perkegiatan tersebut. Belakangan giliran Majelis Ulama Inonesia (MUI) Sumut turut membenarkan.
“Benar, kalau kegiatan Bukber di Rumdis Gubsu, MUI Sumut ada mengalokasikan dana,” jawab Sekretaris Umum (Sekum) MUI, Prof, Asmuni menjawab wartawan ruang kerjanya, kemarin.
Menurutnya, dalam kegiatan Bukber tersebut MUI Sumut mengambil opsi dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. “Kita kan ada Dana Hibah dari Biro Kesejahteraan Rakyat untuk bantuan masyarakat terdampak Covid-19, senilai Rp7 miliar,” ungkap Asmuni.
Lebih jauh, mantan Wakil Rektor UIN Sumut itu mengatakan, dana itulah yang disinergikan dengan kegiatan Bukber di Rumah Dinas Gubsu. “Untuk bantuan kepada masyarakat opsi kita adalah memberikan bantuak kepada para ustadz, senilai Rp250 ribu per orang plus paket sembako,” rincinya.
Sayangnya, Asmuni tak merinci berapa total keseluruhan bantuan yang digelontorkan saat acara Bukber Puasa Ramadhan Tahun 2022 H itu. “Lupalah, gak ingat aku berapa total dana untuk kegiatan tersebut,” bilangnya menimpali pertanyaan Basis Informasi.
Pemberian bantuan itupun, terang Asmuni, sudah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya hibah yang diusulkan Biro Kesra Provsu Tahun Anggaran 2022. “Para ustadz-ustadz saat pandemi penghasilannya drastis menurun, masjid dan kegiatan keagamaan lainnya hampir tak pernah ada di masa pandemi itu,” ulasnya.
Selain memberikan bantuan, untuk para ustadz, ke depan kita juga menyalurkan bantuan terhadap para mualaf, “Saat ini sedang kita data di seluruh daerah di Provinsi Sumatera Utara,” ujar Asmuni.
Dia juga menjelaskan, bantuan juga akan disalurkan untuk muslim-muslim minoritas di daerah yang ada di Provinsi Sumatera Utara. “Bantuan ini diharapkan dapat menimbulkan ghirah,bahwa mereka juga mendapatkan perhatian dari ummat Islam,” sebutnya.
Sayangnya, Biro Kesejahteraan Rakyat Provsu selakau jajaran insitusi Pemprovsu yang menggelontorkan dana hibah tersebut, belum bisa dikonfirmasi.
Setidaknya, upaya konfirmasi wartawan, ke salah satu pejabat Biro Kesra Provsu yang nomor ponselnya diperoleh wartawan, adalah Bagian Bina Mental Spritual Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprovsu Zulkarnaen. Chat WA belum dibalas sampai berita ini ditayang. (Red/dra/Min1)


























































