Sahabatnews.com-Medan | Aktivis Sumut Ahmad Rizal menyambut baik terbentuknya Ormas sekaligus LSM Gerakan Mencegah Daripada Mengobati (GMDM) Sumatera Utara, mengingat Provinsi Sumatera Utara saat ini masih peringkat 1 peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di seluruh Indonesia.
“LSM GMDM dibentuk oleh Irjen Pol (Purn) Drs Arman Depari yang juga ikon pemberantasan Narkoba sekaligus Ketua Umum Bakornas GMDM Indonesia. LSM GMDM sangat baik dan sangat bermanfaat di Sumut khususnya Kota Medan, apalagi Sumut masih menduduki peringkat pertama peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di tanah air,” sebut A Rizal yang akrab disapa Bg Bhoy kepada wartawan di Medan, Minggu (8/1) di Medan.
Lebih jauh dijelaskan Bhoy, kehadiran LSM GMDM sangat positif, kegiatan dan sosialisasi kepada masyarakat harus terus ditingkatkan mengingat bahaya Narkoba bisa merusak segala lini kehidupan keluarga, masyarakat bahkan bangsa ini.
“LSM Gerakan Mencegah Daripada Mengobati ini bernilai positif dan harus didukung semua pihak. Masyarakat juga diminta untuk bekerjasama dalam mencegah dan memberantas penyalahunaan Narkoba, bersinergi dengan pihak terkait seperti Polri, BNN dan LSM GMDM sehingga Sumut benar-benar Bersinar; bersih dari Narkoba,” tutur Bang Bhoy.
Bhoy juga meminta kepada aparat penegak hukum agar bertindak tegas kepada para bandar Narkoba dan para pengedar Narkoba eceran.
“Bandar Narkoba harus dihukum berat dan kalau bisa divonis mati saja karena dampaknya peredaran Narkoba sangat besar terhadap para generasi muda penerus bangsa. Sebaliknya, pengguna Narkoba tidak dipidanakan karena mereka adalah korban dan harus direhabilitasi agar bisa sembuh dan dapat bermanfaat buat masyarakat, keluarga dan lingkungan tempat tinggalnya,” pungkas Bhoy di akhir wawancara. (AS)
Penulis : Sahabatnews.con
Editor : Admin7































































