Sahabanews.com — Medan | Universitas Islam Negeri Sumatera Utara atau UIN SU, kembali melahirkan Sarjana baru. Kali ini 3.104 orang sarjana baru lahir dari Kampus plat merah ini pada acara Wisuda Sarjana ke 80. Sarjana yang baru di wisuda ini terdiri dari program Doktoral, Magister dan Sarjana Strata Satu.
Dalam sambutannya, Rektor UIN SU Prof Dr Nurhayati, M.Ag menyampaikan perjalanan panjang UIN SU dengan segala capaian prestasi akademik, penyebaran alumni yang ada di semua institusi, baik pemerintahan, BUMN, swasta nasional, politisi hingga pengusaha.
“Kehadiran UIN SU yang awalnya bernama IAIN Sumatera Utara pada tahun 1973 lalu di gagas salah satunya Gubernur Sumatera Utara saat ini Jenderal (Purn) Marahalim Harahap beserta para ulama yang menginginkan hadirnya Kampus yang berdimensi kan pendidikan KeIslaman, inilah cikal bakal lahirnya UIN SU saat ini”,ujar Prof Nurhayati dihadapan senat Universitas, Gubernur Edy Rahmayadi, para wisudawan, selasa (13/6) di gedung serbaguna Pemprovsu jalan Pancing Medan.
Disampaikan Rektor bahwa pada tanggal 16 Oktober 2014 IAIN Sumut bertransformasi menjadi UIN SU berdasarkan Perpres Nomor 131/2014 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan ini merupakan momentum kebangkitan PTKIN di Sumut.
“Pengembangan UIN SU sejak bertransformasi hingga saat ini di arahkan pada pengembangan ilmu umum yang berbasiskan nilai keislaman, disamping pendidikan KeIslaman yang telah lahir sebelumnya, inilah keunggulan UIN SU dengan beberapa Universitas lainnya”,ungkap Rektor.
Bahkan ditambahkan Rektor perempuan pertama UIN SU ini, rencana pendirian Fakultas Kedokteran sebagai rencana pengembangan Fakultas kedepannya, butuh dukungan seluruh pihak.
“Insya Allah dalam kurun 3 tahun mendatang FK UIN SU di usahakan hadir dan menambah jumlah Fakultas yang ada lingkungan UIN SU, dan kita berharap dukungan para pihak, terutama Gubernur Sumatera Utara agar impian ini dapat terealisasikan”,ujar Rektor yang disambut tepuk tangan undangan lainnya.
Menurut Prof Nurhayati, rencana pendirian Fakultas Kedokteran UIN SU di dasarkan pada kebutuhan dan perkembangan dinamis, sehingga kehadiran FK UIN SU mampu berkontribusi bagi peningkatan kesehatan masyarakat.
“Kami butuh dukungan bapak Gubernur Sumatera Utara, apalagi Sumatera Utara mempunyai rumah sakit haji yang itu nantinya dapat digunakan sebagai Rumah Sakit Pendidikan bagi FK UIN SU, dan kita berharap itu segara dapat kita wujudkan”, sambung Prof Nurhayati.
Disamping itu memasuki usia 50 tahun UIN SU merupakan tonggak sejarah baru bagi perkembangan UIN SU semakin maju dan sejajar dengan perguruan tinggi lainnya.
“Menjelang usia 50 tahun UIN SU mengabdi pada negeri dan kami bertekad untuk menjadikan Kampus ini sebagai Smart Islamic University yang berbasiskan nilai keislaman dan kebangsaan”, ungkap Rektor.
Dalam wisuda sarjana UIN SU ke 80 dengan tema “Setengah Abad UIN Sumatera Utara Medan, Mengabdi Untuk Negeri Menuju Smart Islamic University”.
Turut hadir dalam acara wisuda sarjana ke 80 UIN SU, diantaranya Duta Besar dan Berkuasa Penuh RI untuk Kerajaan Marroko dan Mauritania H. Hasrul Azwar, MM, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Polda Sumatera Utara,. Kodam I/BB, MUI Sumatera Utara, Bupati Kabupaten Deli Serdang, Bupati Kabupaten Batubara, Bupati Kabupaten Langkat, undangan dan orang tua para wisudawan.
Adapun jumlah wisudawan sebanyak 3.104 orang yang terdiri dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 740 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 613 orang, Fakultas Dakwah dan Komunikasi 331 orang, Fakultas Syariah dan Hukum 374 orang, Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam 223 orang, Fakultas Kesehatan Masyarakat 229 orang, Fakultas Sains dan Teknologi 326 orang, Fakultas Ilmu Sosial 227 orang, dan Pascasarjana 41 orang.
Penulis : Sahabatnews.com
Editor : Admin7































































