Sahabatnews.com-Medan-: Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution mengkritik keras jajaran Direksi PD Pasar Medan, sebab sudah hampir satu tahun sejak di lantik 22 September 2021 lalu, belum memberikan perubahan seperti yang di harapkan Wali Kota Medan pada saat pelantikan.
“Teguran keras Wali Kota Medan kepada jajaran Direksi PD Pasar Medan, harus di pahami sebagai kritik bahkan peringatan keras, agar seluruh jajaran Direksi PD Pasar Medan segera melakukan pembenahan menejerial, dan tata kelola Pasar-pasar di bawah kendali PD Pasar Medan, agar lebih tertata secara baik, namun faktanya pasar-pasar yang di kelola PD Pasar Medan masih terkesan lamban bahkan cenderung stagnan, tidak ada progres ke arah lebih baik”, ujar wakil rakyat DPRD Medan Edi Sahputra, ST Kepada Media, Jum’at (17/6) di Medan.
Lebih jauh anggota Komisi I DPRD Medan, menyoroti belum adanya upaya perbaikan yang secara signifikan di pasar-pasar tradisional ini, mengindikasikan bahwa jajaran Direksi PD Pasar Medan tidak mampu mengikuti irama percepatan perbaikan yang di inginkan Wali Kota Medan.
“Sepertinya irama gerak cepat Wali Kota Medan tidak mampu di ikuti para Direksi PD Pasar Medan, dan memang faktanya kondisi pasar tradisional kita masih seperti ini, seperti pasar Sukaramai, coba lihat, kumuh, becek berlumpur, pengap dan bau bagaimana pula dengan pasar tradisional lainnya”, ujar Sekretaris Fraksi PAN DPRD Medan heran.
Direksi PD Pasar Medan harus segera melakukan evaluasi secara totalitas, bagaimana meningkatkan kualitas kinerja, penataan, perbaikan infrastruktur dan kebersihan.
“Pada saat di lantik, Wali Kota Medan sudah mengingatkan, agar jajaran BUMD Medan lainnya mampu melaksanakan visi besar Wali Kota Medan dalam hal penataan dan perencanaan BUMD menjadi lebih baik, bukan sekedar mengejar profit untuk PAD, terpenting harus ada perubahan dan perbaikan kualitas layanan serta sarana pendukung lainnya, termasuk pasar tradisional memberikan kenyamanan setiap masyarakat yang datang untuk berbelanja, inilah seharusnya bisa di pahami Direksi PD Pasar Medan”,ucap tokoh muda Kota Medan ini.
Terkait proses seleksi para calon Direksi BUMD yang melibatkan lembaga perguruan tinggi, seharusnya lahir Direksi BUMD yang mumpuni dan memahami tugas pokok dan fungsinya.
“Publik berharap, langkah strategis Wali Kota Medan melibatkan pihak Kampus sebagai tim seleksi sudah bagus dan langkah yang bijak, guna mendapatkan calon Direksi BUMD yang qualified, profesional dan akuntabel, yang memahami kondisi riil BUMD serta mampu mencari solusinya, itulah yang di harapkan Wali Kota Medan”, sambung Kader Muhammadiyah Medan ini.
Penulis : Amirsyam
Editor : Admin1




























































