Sahabatnews.com-Simalungun | Perayaan haul ke 13 Tuan Guru Batak Syekh Abdurrahman Rajagukguk yang di laksanakan di Pondok Persulukan Syekh Abdurrahman Rajagukguk yang berada di Desa Jawa Tongah Kecamatan Hatandoan Kabupaten Simalungun, berlangsung hikmat dan sederhana yang turut dihadiri para tokoh-tokoh Sumatera Utara.
Silaturahmi tokoh dan dirangkai dengan dialog kebangsaan, dengan mengusung tema Peran Tokoh Agama dalam Membangun Harmoni dan Keakraban Sosial serta Mencegah Politik Polarisasi, ini tampak hadir para tokoh seperti Dr Ahmad Dolly Kurnia Tanjung Ketua Komisi II DPR RI, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Dr H Dadang Hartanto, M.Si mewakili Kapolda Sumatera Utara, Ketua KPU Sumut Herdensi, Bupati Simalungun Hasiolan Sinaga, para Kepala Dinas Sumatera Utara dan tokoh masyarakat Sumut Rahudman Harahap.
Tuan Guru Besar Syekh Dr H. Ahmad Sabban Rajagukguk dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan haul sekaligus silaturahmi tokoh ini untuk mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan bangsa di tengah perbedaan politik, namun dimensi kerukunan kebangsaan harus di jaga dan di rawat secara baik.
“Haul kita kali disamping untuk mengingat perjuangan Dakwah almarhum Syekh Abdurrahman Rajagukguk yang beliau mencintai Islam juga cintanya kepada negeri ini, maka dakwah yang beliau sampaikan tetap dalam dimensi mempererat diantara banyaknya perbedaan, dan semangat itulah yang kami kembangkan dalam dakwah kerukunan dan kebangsaan”,ujar Syekh Dr H Ahmad Sabban Rajagukguk dalam sambutan di acara haul, Rabu (7/9) di Simalungun.
Lebih jauh di sampaikan Tuan Guru Batak ini, bahwa merawat dan menjaga kebhinekaan merupakan kewajiban sehingga tidak terjadi konflik di tengah masyarakat hanya karena adanya perbedaan politik.
“Pesan dari haul ini, kami mengajak kepada kita semua untuk secara bersama menjaga harmoni Kebangsaan yang sudah baik ini, jangan hanya kita berbeda pilihan politik, akhirnya berpecah belah, dan ini mencederai semangat kebersamaan sebagai sesama anak bangsa”, tambah TGB.
Sementara itu Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa apa yang sudah di gagas almarhum Syekh Abdurrahman Rajagukguk hendaklah kita sebagai bangsa tetap menjadi nilai-nilai kerukunan, persatuan dan persaudaraan.
“Saya berharap kepada kita yang hadir ini, tetaplah senantiasa menjaga nilai-nilai kebaikan yang sudah baik ini, sehingga pembangunan di Sumatera Utara yang kita cintai dapat berjalan lebih baik lagi”,ucap Gubernur Sumatera Utara dalam sambutannya.
Acara silaturahmi tokoh dan dialog kebangsaan ini selanjutnya menghadirkan para tokoh seperti Dolly Kurnia Tanjung, Rahudman Harahap dan Herdensi dan H Rusdi Lubis Ketua Umum Kahmi Sumut dengan tema Harmoni Kebangsaan dan Melawan Politik Polarisasi, sehingga apa yang disampaikan para narasumber menjadi nilai-nilai positif bagi kehidupan kebangsaan yang berdimensi dalam semangat persatuan dan persaudaraan.
Penulis : Sahabatnews.com
Editor : Admin7


























































