Sahabatnews.com-Jakarta Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI resmi membuka rekrutmen Business Assistant Koperasi Merah Putih pada 10–13 Februari 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pilar ekonomi akar rumput berbasis digital dan profesional.
Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong transformasi koperasi desa agar lebih modern, akuntabel, dan mampu bersaing di tengah dinamika pasar. Kehadiran pendamping bisnis diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kapasitas manajerial, akses pembiayaan, hingga perluasan pasar koperasi di seluruh Indonesia.
Peran Kunci Business Assistant di Desa
Business assistant yang lolos seleksi akan bertugas mendampingi operasional koperasi secara langsung. Tugasnya meliputi:
Penguatan tata kelola dan manajemen usaha koperasi
Penyusunan strategi bisnis jangka pendek dan panjang
Standarisasi laporan keuangan agar lebih akuntabel
Membuka akses pasar dan pembiayaan ke perbankan maupun investor
Mendorong digitalisasi sistem usaha koperasi
Melalui program ini, Kemenkop menargetkan terbentuknya ekosistem usaha desa yang mandiri, kompetitif, dan berkelanjutan. Perputaran ekonomi tidak lagi terpusat di kota besar, melainkan tumbuh merata hingga pelosok melalui koperasi.
Informasi resmi program ini juga dipublikasikan melalui akun Instagram Kemenkop RI, @kemenkop.
Syarat Umum Pendaftaran
Kemenkop menetapkan sejumlah persyaratan bagi pelamar:
Warga Negara Indonesia (WNI), diutamakan berdomisili sesuai lokasi KDKMP (dibuktikan Surat Pengantar Kelurahan).
Usia 25–55 tahun saat penetapan.
Sehat jasmani dan rohani.
Memiliki NPWP aktif atas nama pribadi.
Memiliki SKCK yang masih berlaku.
Tidak sedang berperkara hukum.
Bebas dari narkotika dan obat terlarang.
Bukan perangkat desa, bukan pengurus/pengawas KDKMP, bukan ASN aktif, serta tidak sedang terikat kontrak kerja dengan instansi pemerintah atau perusahaan.
Bersedia mengikuti pelatihan teknis dan ditempatkan di lokasi KDKMP sesuai kontrak.
Kualifikasi Berdasarkan Jalur
- Jalur Pakar/Profesional/Tenaga Ahli
Minimal pendidikan S1 atau sederajat.
Diutamakan memiliki pengalaman atau sertifikat kompetensi di bidang perkoperasian atau kewirausahaan.
- Jalur Pelaku Usaha
Minimal pendidikan SMA (diutamakan D3).
Memiliki usaha aktif minimal 2 tahun.
Memiliki NIB dan bukti fisik usaha sesuai alamat terdaftar.
Melampirkan laporan keuangan 2 tahun terakhir.
Omzet tahunan minimal Rp500 juta dan tidak dalam kondisi defisit.
Proses Pendaftaran dan Kuota Wilayah
Seluruh proses seleksi dilakukan secara online untuk menjamin transparansi dan efisiensi. Pendaftaran tahap awal hanya dibuka selama empat hari, 10–13 Februari 2026.
Pelamar diwajibkan mengecek kuota kebutuhan di kabupaten/kota masing-masing melalui tautan yang tersedia di unggahan Instagram resmi Kemenkop. Setiap daerah memiliki kebutuhan berbeda sesuai jumlah dan kondisi KDKMP.
Kemenkop menyarankan pelamar menggunakan Google Chrome versi terbaru serta memastikan koneksi internet stabil selama proses pengunggahan dokumen guna menghindari kendala teknis.
Momentum Emas Bangun Ekonomi Desa
Rekrutmen ini menjadi peluang strategis bagi profesional muda maupun pelaku usaha berpengalaman untuk terlibat langsung dalam transformasi koperasi desa. Pemerintah berharap para business assistant terpilih mampu menjadi katalisator kebangkitan ekonomi lokal berbasis koperasi yang modern dan berdaya saing tinggi.
Program Business Assistant Koperasi Merah Putih 2026 bukan sekadar rekrutmen, tetapi bagian dari agenda besar penguatan ekonomi nasional dari desa.
✍️ Pewarta: TN
✍️ Editor: Admin































































