Sahabatnews.com-Toba | Program PKH yang diadakan di Balai Kecamatan Silaen Kabupaten Toba, Selasa (9/8/2022) dengan judul Gerimis Manis diikuti ratusan orang.
Gerimis Manis merupakan singkatan dari Gerakan Minum Susu Manis yang bertujuan untuk menjaga anak dari keterlambatan pertumbuhan atau stunting.
Menurut Marintan Situngkir dan Melda Silaban, bahwa kegiatan ini diadakan untuk 10 desa di kecamatan Silaen diantaranya Desa Napitupulu, Parsambilan, Sigodang Tua, Marbulang, Sinta Dame, Siringkiron, Pintubatu, Hutagurgur I dan II, dan desa Silaen.
Jumlah peserta kurang lebih seratus orang dan kebanyakan ibu rumah tangga dan diharapkan semua membawa anaknya.
“Namun kita tidak menyarankan susu kacang kedelai ini untuk bayi umur 0-12 bulan. Kita tetap berharap agar ibunya memberikan ASI untuk anaknya,” terang Andino Koordinator PKH Kabupaten Toba.
Kegiatan ini merupakan kegiatan pertama sekali dan kegiatan ini dibuat bervariasi setiap tahunnya. “Tahun ini Gerimis Manis (Gerakan Minum Air Susu Manis) untuk mencegah anak stunting,” ungkap Marintan Situngkir pendamping PKH dan Melda Silaban.
Kegiatan ini berlangsung sejak pagi dan para ibu tetap masih mendapatkan keterangan dari Andino terkait apa saja yang mereka dapatkan selama ikut dalam program PKH.
Hingga saat ini, penerima PKH masih tetap sama tidak ada perubahan. Ini terjadi karena Bupati belum menandatangani surat ke kementerian sosial. Penerima PKH banyak yang sudah meninggal dan pindah bahkan tidak jelas dimana orang nya tinggal.
Namun mereka masih mendapatkan bantuan sosial karena bupati belum menandatangani surat ke kementerian sosial.
Penulis: MT/yin
Editor: Admin3































































