Sahabatnews-Medan | Mahasiswa yang berasal dari kampus Universitas Negeri Medan ( Rasyid Habibi Daulay) Sulap Sampah Jadi Rupiah dengan Membudidaya Magot/Bsf.
Banyak sampah organik berserakan jadi saya berinisiatif bagaimana sampah itu bisa bernilai, saya cari tahu apa pengurai sampah yang cepat dan bisa menghasilkan, ternyata ada yaitu ulat magot atau lalat Bsf, tidak hanya itu banyak juga penjual buah yang mengeluh buah mereka selama pandemi busuk karena tidak laku ujar” Rasyid, Senin, 06 /06/2022
Lanjut Rasyid | Nah disitula tekat saya semakin besar bagai mana sampah organik bisa di manfaatkan setelah saya pelajari ternyata ada hewan yang mampu mengurai sampah organik dalam satu hari mampu mengurai sampah 3 x berat badannya yaitu si magot atau ulat,
Tidak hanya itu magot ini proteinnya sangat tinggi dan di fungsikan untuk pakan alternatif ternak ayam, bebek, ikan, dll, dan sampah yang di urai simagot atau sisa makanan simagot bisa di jadikan pupuk yang nilai jualnya sangat tinggi
Saya mencoba Budi daya magot sejak tahun 2021 sampai sekarang Alhamdulillah bisa menambah pemasukan dan menurut saya budidaya magot ini perlu di sosialisasikan untuk masyarakat yang ingin beternak ayam dengan pakan Magot,
Dan saya berharap pembudidaya Magot diperhatikan pemerintah karena menurut saya dampaknya jika pembudidaya Magot berkolaborasi dengan pemerintah sampah organik akan termanfaatkan dan tidak terbuang ,dan juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat “pungkas Rasyid(Red/Min3)





























































