Sahabatnews.com-Pekanbaru Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau mengecam keras tindakan kriminal yang terjadi di lingkungan kampus. Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, S.E. M.M, Ak, CA, menegaskan bahwa pihak universitas tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Dr. Harris Siamaremare, MT., menyampaikan perkembangan terbaru terkait kondisi salah satu mahasiswi Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum yang mengalami musibah menjelang pelaksanaan seminar proposal. “Alhamdulillah, saat ini yang bersangkutan dalam keadaan sadar dan secara bertahap menunjukkan perkembangan yang stabil,” ujarnya.
Pihak universitas bersama fakultas memberikan empati serta dukungan penuh kepada mahasiswi tersebut. Prioritas utama saat ini adalah memastikan proses pemulihan kesehatan berjalan optimal. “Universitas akan menyesuaikan seluruh keperluan administrasi dan akademik agar tidak membebani yang bersangkutan selama masa pemulihan,” tambahnya.
Rektor UIN Suska Riau Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti, S.E. M.M, Ak, CA mengecam keras tindakan kriminal yang terjadi di lingkungan kampus dan menegaskan bahwa pihak universitas tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum. Dalam pernyataannya, Rektor menegaskan bahwa kasus tersebut akan diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Lebih lanjut, jajaran pimpinan UIN Suska Riau mengimbau seluruh mahasiswa, civitas akademika, dan keluarga besar kampus untuk tetap tenang serta tidak terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya terutama yang beredar di media sosial. Ia menekankan bahwa proses penanganan hukum sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian yang berwenang.
Pihak universitas juga mengajak seluruh civitas akademika untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kepedulian bersama di lingkungan kampus. “Kami akan terus memantau situasi dan memberikan dukungan kepada korban serta keluarganya,” kata Dr. Harris Siamaremare.
UIN Suska Riau berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman bagi seluruh civitas akademika. Pihak universitas akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan sanksi yang setimpal kepada pelaku.
Mahasiswi yang menjadi korban telah mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat, dan saat ini sedang dalam proses pemulihan. Pihak universitas akan terus memantau kondisi korban dan memberikan dukungan yang diperlukan.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian, dan pihak universitas tidak akan memberikan komentar lebih lanjut untuk menjaga proses hukum yang sedang berlangsung.
Katagori : Pendidikan
Penulis : Rilis
Editor : Admin1






























































