Sahabatnews.com-Medan | Menjelang kontestasi politik tahun 2024, suhu politik kian meningkat. Masing-masing calon anggota legislatif sudah mulai merancang rencana sosialiasi kepada masyarakat. Tidak jarang saat di lapangan terjadi rivalitas, baik sesama caleg satu partai di dapil yang sama, maupun dengan caleg yang beda partai.
Namun hal diatas, tidak semuanya berlaku. Kompetisi politik menjelang pemilu tidak berlaku bagi kedua sahabat karib ini. Merekq yang sudah kenal puluhan tahun lamanya, suka duka dan kerasnya perjuangan hidup, sudah mereka lalui.
Dr Ali Yusran Gea, SH, MKn MH dan Drs H Amiruddin contohnya. Kedua sahabat ini sudah berkawan akrab sangat lama, hingga kini persahabatan itu tetap terjaga, meskipun mereka saat ini maju sebagai bakal xalon anggota legislatif dari partai politik yang berbeda.
“Alhamdulillah, hingga kini persahabatan kami tetap terjaga dengan baik, saya tahu bang Amiruddin bakal maju sebagai bakal calon anggota legislatif dari partai Nasdem untuk DPRD Sumut dan saya maju dari dapil Sumut 1 untuk dpr RI dari partai Demokrat, namun perbedaan itu tidak mengurangi nilai persahabatan kami hingga saat ini,”ujar Dr Gea (sapaan akrabnya) kepada media, Selasa (24/10/2023) di Medan.
Lebih jauh di sampaikan pengacara kondang ini, bahwa nilai persahabatan itu jauh nilainya dari apapun, apalagi soal urusan politik, bagi Dr Gea, bukan untuk saling menjauhi atau bermusuhan, justru perbedaan itu semakin memperkuat nilai perkawanan itu itu sendiri.
“Teori yang mengatakan, bahwa persahabatan bisa putus, disebabkan urusan politik, bagi kami teori itu terbantahkan, buktinya kami masih ngopi dan ngobro santai bareng, Kompetisi yes, berkawan yes, jadi tidak ada dalam kamus kami, harus saling bermusuhan karena urusan politik, tak ada itu,”ujar Gea tegas.
Selanjutnya Drs H Amiruddin menambahkan, bahwa perkawanan dua sahabat ini sudah berjalan lama, banyak cerita pahit getir dan manisnya perjalanan jidu ini, sudah mereka rasakan.
“Bung Gea ini orangnya tegas, dan lugas dalam berkata-kata atau adu argumen, sangat komunikatif dengan siapa saja, kalau saya sebaliknya banyak diam dan sering mengalah, mungkin nilai inilah yang buat kami bisa bersahabat baik sampai sekarang,”ujar Amiruddin.
Mantan Ketua DPRD Kota Medan ini, secara terbuka menyatakan, bahwa berdiskusi dengan Gea sangat dinamis, argumentatif dan selalu memberi solusi.
“Biar pun kami sama-sama caleg dari partai yang berbeda, Dapil sama hanya saja yang berbeda tingkatan pilihan berbakti di legislatif saja yang berb, saya untuk DPRD Sumut dapil Medan A partai Nasdem dan Gea untuk DPR RI dapil Sumut 1 dari partai Demokrat, semua berjalan baik dan tidak juga mengurangi rasa persahabatan itu,”ujarnya
Menarik kedua tokoh ini dibahas, sebab perbedaan itu bukan sesuatu yang harus di musuhi ataupun dijauhi, sebab nilai persahabatan sejati harga tidak ternilai, namun kualitas perkawanan tetap terjalin akrab hingga saat ini.
“Ini juga menjadi nodel bagi para politisi lainnya yang berbeda warna dan pilihan politik yang berbeda, agar tidak berkonflik soal urusan beda partai, caleg atau tidak, nilai berkawan itu sesuai hati dan pikiran, nyaman atau tidak, itu saja,”H Amiruddin diakhir wawancara.
Penulis : Sahabatnews.com
Editor : Admin1





























































