Sahabatnews.com — Medan | Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Penindakan Korupsi Perwakilan sumatera Utara melaksanakan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara pada Selasa (13/09/2023).
Kedatangan massa ini, untuk meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara agar melakukan proses hukum kepala desa Tobing Julu Kec. Huristak Kab. Padang Lawas terkait dugaan korupsi dana desa tahun anggaran 2020-2023.
Koordinator FMPK-SU, Ahmad S Dalam orasinya menegaskan agar Kepala kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada kepala desa Tobing Julu terkait dugaan tindak pidana korupsi Anggaran Dana Desa Tahun 2020-2023, Disamping itu itu ia juga menyampaikan supaya lembaga Penegak hukum segera menerbitkan surat perintah Lidik maupun Lidik kepada kepala desa Tobing Julu terkait pengerasan jalan yang diduga tidak sesuai RAB sehingga berdampak kualitas kualitas pembangunan tersebut asal asalan dan patut di curigai terjadi tindak KKN yang terstruktur.
Ardiansyah selaku Koordinator lapangan dalam orasinya juga menyampaikan, “Bapak Kejatisu dimohon untuk mengusut tuntas mengenai pembukaan jalan di desa Tobing Julu mulai tahun 2020-2023 yang mana sesuai informasi yang kami dapati dari beberapa masyarakat penggunaan dana desa kurang traspran kepada masyarakat seolah olah kami duga didalamnya ada tindak pidana korupsi berkesinambungan tiap tahun” pungkasnya.
Dalam tuntutannya mereka juga menyampaikan Semoga Pihak Kejaksaan Tinggi Sumut yang saat ini jauh dari Pandangan kami sebagai Backing-an Para Pelaku Tindak Pidana Korupsi Dana Desa di Kec. Huristak Kab. Padang Lawas dengan Modus “Pemberdayaan DD ” BIMTEK tiap Bulannya.
Setelah berorasi satu jam kasipenhum melalui elisabet datang menanggapi aspirasi massa.
“terimakasih kepada FMPK-SU yg telah membantu untuk mewujudkan Sumut ini menjadi wilayah bebas korupsi(WBK) terkait informasi ini akan kami sampaikan kepada pimpinan akan tetapi kami hara agar dibuat Laporan secara resmi agar mempermudah dan mempercepat proses hukumnya” pungkasnya
Sebelum massa membubarkan diri Meraka menyampaikan akan kembali menggelar aksi Minggu yang akan datang untuk mempertanyakan perkembangan informasi yang mereka sampaikan sekalian memberikan laporan secara resmi.
Penulis : Sahabatnews.com
Editor : Admin7





























































