Sahabatnews.com- Medan Salah satu bangunan yang baru dibangun di Kantor Kejari Medan roboh pada Jumat (11/11) dini hari lalu. Padahal bangunan itu baru saja dikerjakan sejak awal tahun ini, dengan anggaran dari APBD Kota Medan.
Dilansir dari situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Medan, Selasa (15/11/2022), pembangunan gedung tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp 2,4 miliar.
“Nilai pagu paket Rp 2.500.000.000, Nilai HPS paket Rp 2.499.746.000,” demikian tertuang dalam situs LPSE.
Tender tersebut bernama pembangunan/rehabilitasi hibah gedung Kantor Kejari Medan, dengan kode tender 12765308. Tender tersebut di bawah naungan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan.
Di dalam situs tersebut, tidak dicantumkan siapa pemenang dari tender yang dibuat pada tanggal 31 Januari 2022 itu. Namun, penandatanganan kontrak senilai Rp 2,4 miliar tersebut dilakukan pada tanggal 16-18 Maret 2022.
Pada situs LPSE Kota Medan itu, terdapat 116 peserta yang mengikuti atau mendaftar untuk mengikuti tender. Namun dari 116 peserta yang ikut, tidak ada satu pun peserta yang melakukan penawaran sesuai dengan HPS paket yaitu Rp 2,4 miliar.
Diketahui, bangunan yang ada di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan yang terletak di Jalan Adinegoro, Medan Timur, roboh pada Jumat (11/11) dini hari. Padahal gedung tersebut baru dibangun. Pembangunan tersebut diketahui baru dimulai pada bulan Maret 2022 ini.
Kejadian tersebut menyisakan pertanyaan besar diklangan masyarakat Kota Medan salah satunya datang dari tokoh pemuda Kota Medan Muhammad Husein Tanjung menurutnya walikota terlalu lembek dan tebang pilih dalam menindak oknum oknum nakal di lingkungan Kota Medan.
Husein Tanjung yang juga Ketua GP Ansor Kota Medan menilai Walikota tidak berani bersikap tegas “pak wali beraninya cuma sama Kepling tidak dengan OPD beserta PPK dan kontraktor ini, buktinya persoalan serius seperti ini hanya di giring ke perdata dengan sanksi pemulangan dan denda uang saja, kenapa tidak di peroses hukum pidana?” sebutnya.
“Apa karena sebelumnya beredar kabar dikalangan masyarakat luas bahwa pemenang tender tersebut adalah kerabat dekat yang pernah sangat berjasa dalam pemenangan pada pilkot kemarin” tutup Ketua GP Ansor Medan
Penulis : Dsp
Editor : Admin




























































