Sahabatnews.com-Medan Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menggeledah Kantor PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 Belawan, Medan, Senin (11/8/2025). Penggeledahan dilakukan terkait dugaan korupsi pengadaan dua unit kapal tunda kapasitas 2×1.800 HP untuk Cabang Dumai dengan nilai kontrak fantastis, mencapai Rp135,81 miliar.
Plh Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumut, M. Husairi, mengatakan pengadaan kapal tersebut dilakukan oleh PT Pelindo I (Persero) dengan PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero) pada 2019.
“Penggeledahan ini dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejati Sumut Nomor: Print-07/L.2/Fd.2/07/2025, serta izin resmi dari Pengadilan Negeri Medan,” ungkap Husairi.
Dipimpin Asisten Tindak Pidana Khusus, Mochamad Jefry, tim jaksa menyisir sejumlah ruangan di lantai 8, ruang kerja di lantai dasar, hingga area basement Grha Pelindo Satu Belawan. Penggeledahan dilakukan serentak di dua lokasi, yakni Pelindo Belawan dan PT Dok & Perkapalan Surabaya.
Menurut Husairi, langkah ini sesuai Pasal 32 KUHAP, setelah sebelumnya penyidik melakukan pemeriksaan intensif dan meminta keterangan dari sejumlah pihak.
Dari hasil penyidikan, ditemukan indikasi penyimpangan pembayaran pekerjaan yang tidak sesuai aturan. Akibatnya, dua kapal tunda tersebut hingga kini belum dapat difungsikan.
Penyidik juga mengamankan dokumen penting, mulai dari perencanaan, pembayaran, hingga file elektronik terkait proyek tersebut. Sejauh ini, 20 orang saksi telah diperiksa, termasuk pihak PT Pelindo, Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) selaku konsultan, dan PT Dok & Perkapalan Surabaya sebagai penyedia barang/jasa.
Kejati Sumut turut berkoordinasi dengan PT ITS Tekno Sains Surabaya untuk audit fisik kapal, sementara kerugian negara sedang dihitung resmi oleh BPKP Sumut.
“Dalam waktu dekat akan ditentukan siapa pihak yang paling bertanggung jawab dalam kasus ini,” tegas Husairi.
Sementara itu, Executive Director 1 Regional 1 Pelindo, Jonedi R, menegaskan pihaknya mendukung penuh proses hukum yang berjalan.
“Manajemen bersikap terbuka dan kooperatif. Kami memastikan operasional dan layanan kepelabuhanan tetap berjalan normal tanpa gangguan,” ujarnya.
Pewarta : TN
Editor : Admin































































