Sahabatnews.com – Jakarta Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk tidak memperlebar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 meskipun dibayangi ketegangan geopolitik Timur Tengah. Alih-alih menaikkan batas defisit, Presiden menginstruksikan langkah efisiensi ekstrem, mulai dari penghematan konsumsi BBM hingga optimalisasi GovTech untuk menutup kebocoran negara.
“Kita Alhamdulillah sudah mengamankan masalah pangan yang mendasar. Masalah BBM kita sebenarnya sudah punya rencana-rencana, ini akan kita akselerasi,” ujarnya dalam Sidang Kabinet, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).
Kendati sudah memiliki rencana untuk meningkatkan pasokan BBM nasional, Prabowo tetap mengimbau agar para punggawanya dapat melakukan langkah-langkah proaktif untuk menghemat konsumsi BBM. “Kita harus melakukan efisiensi ekstrem dalam penggunaan BBM, karena ini akan membantu kita dalam menjaga defisit APBN,” katanya.
Presiden juga menekankan pentingnya optimalisasi GovTech dalam menutup kebocoran negara. “Kita harus menggunakan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan negara,” ujarnya.
Dalam sidang kabinet tersebut, Presiden juga membahas tentang pentingnya meningkatkan pendapatan negara melalui peningkatan pajak dan non-pajak. “Kita harus meningkatkan pendapatan negara agar kita dapat membiayai program-program pembangunan yang telah kita rencanakan,” katanya.
Presiden juga menginstruksikan agar para menteri dan pejabat terkait untuk melakukan pengawasan yang ketat terhadap penggunaan anggaran negara. “Kita harus memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan oleh negara digunakan secara efektif dan efisien,” ujarnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, Presiden Prabowo berharap bahwa defisit APBN 2026 dapat ditekan dan negara dapat mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan. “Kita harus bekerja keras untuk mencapai target pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” katanya.
Katagori : Pemerintah
Penulis : A.Sandy
Editor : Admin3




























































