Sahabatnews.com-Medan | Ketua Umum Dewan Eksekutif Nasional Rampai Nusantara, Mardiansyah, menyebut pemerintah tak akan pernah bisa menjalankan roda pemerintahan apabila hanya berjalan sendiri tanpa adanya peran serta komponen masyarakat. Rampai Nusantara itu sendiri merupakan salah satu bagian dari komponen yang mengisi ruang serta jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
“Agar apa yang ingin dilakukan pemerintah daerah maupun pusat bisa terlaksana dengan baik. Nah, itu niatnya kami. Makanya secara konkrit, tentu teman-teman akan melakukan kegiatan yang bersinergi dengan stakholder yang ada di seluruh provinsi melakukan yang terbaik Karena bagi Rampai Nusantara, kita itu harus punya manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya di sela-sela pengukuhan pengurus Dewan Eksekutif Wilayah Rampai Nusantara Sumatera Utara periode 2022-2027 di Hotel Madani, Minggu (7/8).
Mardiansyah menambahkan, secara politik Rampai Nusantara belum memastikan dukungan kepada sosok tertentu. Yang jelas, saat ini pihaknya siap mendukung program-program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Satu di antaranya adalah masyarakat yang kurang mendapatkan perhatian serta keadilan yang semestinya mereka dapatkan sebagai hak warga negara.
“Tentu Rampai Nusantara akan memperjuangkan itu semaksimal mungkin, dengan enerji yang dipunyai, dengan kekuatan yang ada pasti akan kita lakukan. Di manapun berada masyarakat akan dibantu,” ujarnya.
Lebih lanjut Mardiansyah menjelaskan, Provinsi Sumut adalah provinsi yang ke-12 dilantik. Ini merupakan suatu kebanggan bagi dirinya dan pengurus pusat lainnya. Sebab, penyambutan yang dilakukan panitia begitu baik.
“Nilai-nilai yang diperjuangkan Rampai Nusantara memang untuk kemaslahatan masyarakat dari segi hukum sosial dan lainnya. Rampai Nusantara berusaha mewujudkan apa yang dicita-citakan para pendiri. Rampai Nusantara hadir bukan untik menyaingi organisasi yang ada, namun untuk memberikan peran dalam mensejahterakan masyarakat.
Ketua Dewan Eksekutif Wilayah Rampai Nusantara Sumatera Utara, Ridwan Ali Ibrahim, mengatakan telah berulang kali berdiskusi dengan pengurus lainnya dan sepakat akan menjadi pejuang rakyat. Bagaimana rakyat bisa sejahtera, hukum bisa tegak.
“Dengan terbentuknya kabupaten/kota, mampu bersinergi dengan pemerintahan yang ada. Saya yakin, kepentingan kita sama. Untuk kepentingan bangsa dan negara Indoensia,” pungkasnya.
Penulis : NAL
Editor: admin3





























































