Sahabatnews.com Barcelona mengalami kekalahan telak 4-0 dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey di Riyadh Air Metropolitano, Jumat (13/2) dini hari WIB.
Hasil ini membuat harapan Barcelona untuk mempertahankan gelar Copa del Rey berada di ujung tanduk.
Hansi Flick, pelatih Barcelona, mengakui bahwa timnya tampil buruk di awal laga. “Permainan kami tak bagus di babak pertama, kami tak bermain sebagai satu kesatuan tim,” ujar Flick. Ia juga mengkritik keputusan wasit yang dianggap bermasalah, terutama ketika Alejandro Balde dilanggar.
Laga ini juga diwarnai kontroversi pemeriksaan VAR berkepanjangan. Gol Barcelona dianulir setelah proses tinjauan VAR yang memakan waktu sampai delapan menit.
Komite Teknis Wasit Spanyol (CTA) mengakui adanya eror yang menyebabkan lamanya waktu pemeriksaan. “Sepenglihatan saya, sudah jelas tidak offside. Mungkin mereka melihat sesuatu yang berbeda, kalau iya ya sampaikan pada kami! Sama sekali tidak ada komunikasi. Jelek sekali,” ujar Flick dengan nada frustrasi.
Meski kalah telak, Flick tetap membela para pemainnya, “skor 4-0 memang kekalahan yang menyakitkan, tetapi ia tidak kecewa dengan karakter maupun usaha timnya, permainan kami tak bagus di babak pertama, kami tak bermain sebagai satu kesatuan tim, jarak antara mereka dan kami besar sekali, kami tidak melakukan pressing. Di 45 menit pertama kami mendapat pelajaran berharga, kami lebih baik di penghujung laga,” imbuh Flick.
Flick juga membandingkan situasi ini dengan remontada Barcelona atas Paris Saint-Germain pada 2016/17. “Masih ada dua babak lagi dan kami akan berjuang. Kalau menang 2-0 di setiap babak… kami membutuhkan dukungan para penggemar di kandang,” pungkasnya.
Barcelona kini membutuhkan penampilan hampir sempurna di leg kedua untuk membalikkan defisit empat gol, Laga leg kedua akan digelar di Camp Nou pada 4 Maret mendatang.
Atletico Madrid unggul 4-0 atas Barcelona berkat gol-gol dari Joan Garcia (og), Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julian Alvarez di babak pertama. Barcelona sempat memperkecil ketertinggalan melalui Pau Cubarsi, namun gol tersebut dianulir karena offside.
Hansi Flick menegaskan bahwa timnya akan terus berjuang untuk membalikkan keadaan. “Kami akan berjuang sampai akhir,” ujarnya.
Barcelona akan menghadapi tugas berat untuk membalikkan defisit empat gol di leg kedua. Namun, Flick tetap optimis bahwa timnya bisa melakukan sesuatu yang hampir mustahil.































































