Sahabatnews.com-Pancur Batu | Dalam prakteknya aktifitas perjudian Dadu dan Judi tembak ikan di wilayah hukum Polsek Pancur Batu terlihat tumbuh subur dan beroperasi mulus dan tidak tersentuh oleh pihak instansi terkait, disebut sebut memiliki omset hingga ratusan juta rupiah terus berjalan tanpa hambatan di lokasi perladangan warga Desa Durin Simbelang tepatnya simpang pembuangan sampah masuk jalan balai Desa Penampen, Kecamatan Pancur Batu, Sumut yang disaksikan langsung oleh awak media ini pada Rabu (13/7/2022).
Anehnya tempat ini tak pernah disentuh oleh aparat penegak hukum atau pihak mana pun, yang telah beroperasi beberapa bulan belakangan ini sampai sekarang. Selain memiliki portal penjagaan, selalu terlihat dua, tiga orang di pintu masuk ke lokasi.
Dalam pantauan tim wartawan meminta tanggapan dari beberapa warga setempat yang menyampaikan bahwa permainan judi itu tidak dapat di sentuh oleh pihak mana pun karena pihak bandar /pengelola memiliki orang kuat ucap salah seorang warga yang tidak mau memberikan identitasnya
Dia juga menambahkan bahwasanya, kami juga warga masyarakat terang merasa was was dan resah terhadap aktifitas kegiatan ini, tetapi kami takut buat laporan ke pihak yang berwajib dengan keamanan dan kenyamanan kami terutama nyawa kami, pungkas salah seorang ibu inisial PT.
Dilain tempat dan wilayah yang sama kru sempat meminta keterangan warga lain tetapi mereka kebanyakan bungkam (diam) tetapi salah satu warga menghampiri tim yang berdomisili tidak jauh dari lokasi PN mengungkapkan bahwa bukan saja permainan dadu kopyok yang ada tetapi judi tembak ikan, togel dan kami menduga adanya tempat transaksi sekaligus peredaran, pemakai barang narkoba yang disuguhkan.
Yang penting lengkaplah ada di sini tinggal pilih lokasi. Kalau mau ikut judi dadu yah, disini yang beroperasi mulai sore hari berkisar pukul 15 :00 Wib sampai dini hari.Tapi bila minat judi tembak ikan di sebelah sana, lokasi yang berjarak 30 meter dari sini yang buka 24 jam, ucap inisial N.
N menambahkan, pernah satu ketika ada seseorang yang masuk ke lokasi dengan mengambil foto di lokasi, langsung di kroyok, dipukuli sampai babak belur nyaris meninggal. Karena itulah, kami warga enggan, takut sampai tak berani mengusik keberadaan perjudian itu walau kami sangat khawatir, resah adanya aktifitas seperti ini.
Kami terpaksa menjaga keluarga kami lah. Terutama anak anak takut terjerumus dan ikut ikutan. Karena bukan saja orang tua yang terlibat, tetapi anak anak muda juga pelajar, tutupnya.
Dalam hal ini perlu kiranya bapak Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, bapak Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino dan terkhusus Kapolsek Pancur Batu Kompol Herianto Ginting menindak tegas dan menutup lokasi penyakit masyarakat tersebut.
Sampai berita ini diturunkan Kapolsek Pancur Batu belum berhasil di dikonfirmasi atas maraknya Peraktek perjudian di wilayah hukum Polsek Pancur Batu.
Penulis : Sep
Editor : Admin3





























































