Beranda ARTIKEL Integrasi TPACK Sebagai Ketrampilan Guru Dalam Pembelajaran Abad 21

Integrasi TPACK Sebagai Ketrampilan Guru Dalam Pembelajaran Abad 21

639
0

Integrasi TPACK sebagai ketrampilan guru dalam pembelajaran abad 21

Debby Sabrina Hasibuan

debbysyabrina@gmail.com

Guru SD Panca Budi Medan

Abstrak

Ketrampilan guru sangat penting dalam proses belajar mengajar. Hal tersebut berkaitan dengan kerangka pengetahuan yang sebaiknya  dikuasai oleh guru abad 21. Guru abad 21 harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam menggunakan berbagai kerangka teknologi baik yang tradisional maupun modern untuk memfasilitasi belajar dan meningkatkan hasil pembelajaran. Salah satu yang harus dimiliki guru dalam pembelajaran abad 21 adalah kemampuan merancang pembelajaran dengan menerapkan prinsip memadukan pengetauan materi ajar pedagogi atau yang dikenal dengn TPACK. TPACK merupakan salah satu jenis pengetahuan baru yang harus dikuasai guru untuk dapat mengintegrasikan teknologi dengan baik dalam pembelajaran dengan melibatkan tujuh konsep pengetahuan. TPACK dapat dijadikan sebagai kerangka kerja untuk dapat mendesain kurikulum pendidikan sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad 21.

Kata kunci : Ketrampilan guru abad 21, TPACK

ABSTRACK

Teacher skills are very important in the teaching and learning process. This is related to the knowledge framework that should be mastered by 21st century teachers. 21st century teachers must have knowledge and skills in using various technological frameworks, both traditional and modern to facilitate learning and improve learning outcomes. One of the things that teachers must have in 21st century learning is the ability to design learning by applying the principle of combining knowledge of pedagogical teaching materials or known as TPACK. TPACK is one of the new types of knowledge that must be mastered by teachers to be able to integrate technology well in learning by involving seven knowledge concepts. TPACK can be used as a framework to be able to design an educational curriculum in accordance with the demands of 21st century learning

Keyword : 21st century skills, TPACK

PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi sangat berpengaruh besar terhadap proses pendidikan khususnya di pembelajaran abad 21. Pada pembelajaran abad 21 guru tidak cukup hanya memiliki pengetahuan tentang materi yang diajarkan dan bagaimana cara mengajarkanya, tetapi menuntut untuk juga memiliki pengetahuan tentang teknologi dan penggunaannya dalam belajar dan pembelajaran.

Pembelajaran abad  21 mengintegrasikan berbagai perangkat teknologi dalam melakukan seluruh rangkaian proses interaksi antara siswa dan guru dengan sumber belajar dalam suatu lingkugan belajar. Teknologi berperan aktif sebagai alat, proses, dan sekaligus sumber untuk belajar dan melaksanakan pembelajaran. (Partnership for 21 Century Learnig, 2007).

Para calon guru masa depan harus dapat dipastikan memiliki pengetahuan, ketrampilan dan kompetensi teknologi yang baik, supaya dapat mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran dengan efektif dan efisien. (Koehler & Mishra.2005)

Perkembangan TIK saat ini telah memberikan pengaruh besar terhadap proses pembelajaran sehingga abad 21 mendorong semua guru dan praktisi pendidikan untuk memiliki pengetahuan yang luas terhadap TIK..

Pengetahuan yang dibutuhkan untuk guru atau  calon guru terkait dengan memanfaatkan teknologi dengan cara mengintegrasikannya dalam proses pembelajaran disebut dengan TPACK. Artikel ini akan membahas pengetahuan baru bagi guru meliputi pengertian TPACK dan penerapan  TPACK.

PEMBAHASAN

Pengertian TPACK

Technology Pedhagogical Content Konowladge yang disingkat TPACK merupakan salah satu jenis pengetahuan baru yang harus dikuasai guru untuk dapat mengintegrasikan teknologi dengan baik dalam pembelajaran (Mishra dan Koeler,2006).

TPACK terbentuk atas 3 perpaduan Technologi Konowledge(TK)Content Knowledge (CK) dan Pedagogical Knowledge (PK).  Dari tiga perpaduan tadi menghasilkan pengetahuan baru yaitu Technological Pedagogical Knowledge (TPK), Technological Content Knowledge (TCK), Pedagogical Content Knowledge (PCK) dan Technological Pedagogical Content Knowledge.

Pengetahuan Materi (Content Knowledge)

Pegetahuan Materi (Content Knowledge/CK) yaitu penguasaan yang harus dimiliki guru terkait bidang studi atau materi  pembelajaran yang  yang diampu dan akan disampaikan kepada siswa. Seorang guru matematika harus memahami dengan baik materi – materi pembelajaran yang ada di matematika. Pengetahuan materi bidang studi ini dapat berupa pengetahuan tentang konsep, gagasan, kerangka organisasi konsep, bukti-bukti empiris serta pratek dan pendekatan yang baku dalam mengembangkan pengetahuan tersebut (Shulman, 1986).

Pengetahuan Pedagogis ( Pedagogical Konowledge/PK)

Pengetahuan Pedagogis ( Pedagogical Konowledge/PK) yaitu pengetahuan yang harus dimilik guru tentang proses dan strategi pembelajaran. Secara umum, strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai usaha guru untuk menerapkan dan mengelola berbagai metode pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pedagogical Konowledge/PK mencakup juga pemahaman guru tentang tujua pendidikan, karkteristik belajar, pengelolaan kelas, dan penilaian proses dan hasil elajar. Guru yang memiliki kemampuan pedagogi yang baik akan memahami bagaimana membangun pengetahuan dan ketrampilan siswa serta dapat mengembangkan sikap belajar yang positif. Utuk itu guru juga perlu memahami tentang pengtahua teori belajar kognitif dan sosial serta teori perkembangan peserta didik.

Pengetahuan Teknologi (Technology knowledge/TK)

Pengetahuan Teknologi (Technology knowledge/TK) yaitu pengetahuan guru dalam penggunaan teknologi digital yang terintegrasi dalam pembelajaran. Secara sederhana teknolgi dapat sebagai alat, proses dan sumber pembelajaran.

Pengetahuan pedagogi dan materi (Pedagogical Content Knowledge)

Pengetahuan pedagogi dan materi (Pedagogical Content Knowledge) yaitu pengetahuan guru menggabungkan pengetahuua tentang bidang studi atau materi pembelajaran dengan proses dan strategi pembelajaran. Menurut Shulman (1986) pengetahuan pedagogi konten merupakan pengetahuan pedagogi yang berhubungan dengan konten khusus. Materi pembelajaran tertentu akan dapat dicapai dengan baik jika guru menerapkan strategi pembelajaran tertentu pula.

Pengetahuan teknologi dan materi (Technological Content Knowledge)

Pengetahuan teknologi dan materi (Technological Content Knowledge) yaitu pengetahuan guru tentang teknologi digital dan pengetahuan bidang studi atau materi pembelajaran. Misalnya guru matematika pada materi menggambar grafik di mata pelajaran matematika misalnya, penggunaan Geogebra akan sangat menolong guru untuk memvisualisasikan grafik secara digital dalam proses pembelajaran.

Pengetahuan tentang teknologi, pedagogi dan materi (technological pedagogical knowledge/TPK)

Pengetahuan tentang teknologi, pedagogi dan materi (technological pedagogical knowledge/TPK) yaitu  pengetahuan tentang teknologi digital dan pengetahuan mengenai proses dan strategi pembelajaran. Misalnya Untuk keperluan proses evaluasi pembelajaran secara daring, dimana guru tidak mungkin melaksanakan penilaian secara langsung. Penggunaan Google Form akan sangat menolong guru untuk memberikan asesmen secara daring kepada siswa.

Pengetahuan tentang teknologi, pedagogi , dan materi (technological, pedagogical, content knowledge /TPACK)

Pengetahuan tentang teknologi, pedagogi , dan materi (technological, pedagogical, content knowledge /TPACK) yaitu dimana guru memiliki pengetahuan yang komprehensif tentang teknologi digital, pengetahuan tentang proses dan strategi pembelajaran, serta pengetahuan tentang bidang studi atau materi pembelajaran. Ini  merupakan kerangka pengembangan penerapan TPACK. Dimana guru dapat mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran yang melibatkan paket-paket pengetahuan tentang teknologi, materi, dan proses atau strategi pembelajaran.

Ketujuh pengetahuan diatas perlu dikuasai oleh guru masa depan yang akan mengajar dalam lingkungan belajar yang terintegrasi dengan teknologi.

PENERAPAN TPACK DALAM PEMBELAJARAN

Proses pembelajaran yang dirancang oleh guru bertujuan untuk memudahkan proses belajar peserta didik. Dalam proses pengembangan pembelajaran peserta didik guru harus mampu mendesign pembelajaran denga melakukan inovasi inovasi pembelajaran demi meningkatkan dan mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu inovasi pembelajaran yang dapat dilakukan guru dan sesuai dengan ketrampilan abad 21 adalah pembelajaran berbasis TPACK. Yeh (2014) mencoba memberikan gambaran penerapan TPACK secara praktis dalam pembelajaran yang mencakup 8 domain penerapan TPACK.

#1. Menggunakan TIK untuk menilai peserta didik.

      Penerapan yang dapat dilakukan guru misalnya guru dapat menggunakan microsoft excel untuk menilai hasil belajar. Guru dapat menggunakan kuis online untuk menilai partisipasi peserta didik. Guru juga dapat menggunakan grup chatting untuk memahami cara berkomunikasi melalui medsos dan sebagainya.

#2. Menggunakan TIK untuk memahami materi pembelajaran .

      Penerapan yang dapat dilakukan guru adalah mengemas materi pembelajaran yang akan disampaikan guru melalui bentuk video pembelajaran.

#3. Mengintegrasikan TIK untuk memahami peserta didik.

      Penerapan yang dapat dilakukan guru misalnya  guru dapat meminta siswa memvisualisasikan idenya meggunakan corel draw atau guru dapat menggunakan whatsapp atau email  untuk menampung keluhan peserta didik.

#4. Mengintegrasikan TIK dalam racangan kurikulum sebagai kebijakan.

      Dalam penerapannya sekolah dapat melibatkan guru dalam pengembangan sumber belajar digital seperti pembuatan e-modul atau video pembelajaran. Dapat melaksanakan diskusi rutin pengembangan digital, serta membuat program peingkatan TIK bagi guru.

#5. Mengintegrasikan TIK untuk penyajian data

      Penerapan yang dapat dilakukan guru misalnya menggunakan TIK dalam penyajian data akademik. Seperti, e-raport, data induk peserta didik, data mutasi peserta didik  dan sebagainya

#6. Mengintegrasikan TIK dalam strategi pembelajaran.

      Penerapannya adalah guru dapat menggunakan video pembelajaran unuk memotivasi peserta didik. Guru dapat mengembangkan pembelajaran berbasis web, mengelola forum diskusi onlie dan melaksanakan teleconference terhadap siswa.

#7. Menerapkan TIK untuk pengelolaan pembelajaran.

     Penerapannya adalah guru dapat menggunakan TIK untuk presensi online, memasukkan dan mengolah nilai peserta didik, menggunakan sistem informasi akademik dan lainya.

#8. Mengintegrasikan TIK dalam konteks mengajar.

      Penerapanya guru dapat menyediakan pilihan pembelajaran berbasis online, menciptakan lingkungan pembelajaran yang kaya sumber digital serta memanfaatkan sumber belajar berbasis teknologi.

Contoh-contoh perapan TIK dengan kerangka TPACK tentunya perlu di analisis dan dikaji oleh guru dan sekolah karena setiap sekolah mempunyai kondisi yang beragam. Sehingga bentuk penerapan satu sekolah belum tentu cocok dengan sekolah lain.

KESIMPULAN

TPACK merupakan salah satu jenis pengetahuan baru yanag harus dikuasai guru untuk dapat mengintegrasikan teknologi dengan baik dalam pembelajaran. Dalam kerangka TPACK ada 3 komponen pengetahuan guru yaitu materi bidang studi, pedagogi dan teknologi. TPACK dapat dijadikan sebagai kerangka kerja untuk mendesain kurikulum pendidikan guru yang lebih sesuai dengan era dan tuntunan dalam ketrampilan pembelajaran abad 21. Untuk itu, guru perlu memahami bahwa dengan memanfaatkan kerangka TPACK akan menjadi bagian dari upaya mentransformasi diri menuju sosok guru ideal yang menyenangkan dan relevan degan kondisi abad 21 yang telah berubah ke arah digital.

DAFTAR PUSTAKA

Direktorat Jendral dan Pembelajaran dan Mahasiswa. (2017). Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru. Jakarta: Dirjen Belmawa.

Koehler, M. J., & Mishra, P. (2005). Teacher learning Technology by design. Jurnal of Computing in Teacher, 21(3), 94-102.

Mishra, P. & Koehler, M., J. 2006.  Techological Pendagogical Content Knowledge: A Farmwork for integrating technology in teacher knowledge. Teacher knowledge record, 108(6), 1017-1054.

Shulman, L. S. (1986). Those who understand: Knowledge growth in teaching. Educational ressearcher, 15(2), 4-14.

Penulis : DEBBY SABRINA HASIBUAN

Editor : TS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here