Sahabatnews.com-Medan| Kantor Kementerian Haji dan Umroh (KemenHaj) Kota Medan, melaksanakan Bimbingan Tugas dan Fungsi bagi Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) calon jamaah haji reguler Kota Medan, yang tidak lama lagi segera melaksanakan rukun Islam kelima ke tanah suci Mekkah.
Pembukaan Bimbingan Tugas Karu dan Karom jamaah calon haji Kota Medan, di buka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Sumatera Utara Dr H. Zulkifli Sitorus, MA turut mendampingi Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Medan H. Muhammad Bambang Irawan Hutasuhut, S.Ag, pada Rabu (1/4/2026) di Asrama Haji Medan.
Dalam sambutannya Kakanwil Haji dan Umroh Sumatera Utara mengingatkan kepada seluruh petugas Karu dan Karom saat pelaksanaan haji nantinya, agar betul-betul memperhatikan jamaah di tiap Kloter masing-masing, guna memastikan kelengkapan seluruh jamaah.
“Karu dan Karom merupakan garda terdepan sebagai pelayan jamaah haji saat berada di tanah suci, saling mendukung satu sama lainnya, sehingga seluruh proses haji berjalan lancar dan hal terpenting seluruh jamaah haji terlayani dengan baik, dan tidak ada yang tertinggal baik saat berada di Mekkah maupun Madinah, termasuk pada puncak haji di Arafah, semuanya berjalan baik dan lancar,”ujar Kanwil Haji Sumatera Utara.
Hal lainnya, lanjut alumni Doktor UIN SU, ada hal lain yang perlu diperhatikan bagi para petugas haji, agar mampu memberikan pemahaman kepada seluruh jamaah haji, agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaan ibadah haji.
“Doktrin ideologi haji ini penting di pahami seluruh petugas haji, mulai pimpinan Kloter, Karu dan Karom pahami ayat Al-Qur’an yang intinya untuk saling tolong menolong untuk kebaikan, yang secara tekstual ayat ini menegaskan bahwa petugas haji bertanggung jawab kepada jamaah haji dan jangan sekalipun melalaikan tugas mulia ini, sebab kita yang berangkat haji ini, merupakan manusia pilihan yang sudah Allah tentukan sekaligus penyempurna rukun Islam kelima,”tegas Zul Sitorus.
Sementara itu KakanHaj Medan H. Muhammad Bambang Irawan Hutasuhut, S.Ag tetap menginginkan agar seluruh jamaah calon haji Kota Medan terus membiasakan diri agar mampu beradaptasi dengan iklim saat berada di tanah suci, dengan tetap menjaga kesehatan secara mandiri.
“Kesehatan mandiri bagi jamaah haji itu penting diperhatikan dengan secara rutin melakukan aktifitas berjalan kaki setelah selesai sholat di tempat tinggal masing-masing,”ujar Bambang Irawan.
Berdasarkan informasi yang diterima media, jumlah jamaah haji reguler Kota Medan sebanyak 1.883 orang yang terbagi dalam 10 Kelompok Terbang (Kloter). Dua Kloter berisikan sepenuhnya jamaah haji asal Kota Medan dan delapan Kloter lainnya bergabung dengan Kloter dari daerah lain di Sumatera Utara.
Hadir dalam pembukaan Bimbingan Tugas dan Fungsi petugas haji yang terdiri dari pimpinan Kloter, Petugas Haji Daerah, tim kesehatan,. Karu dan Karom, serta pengelola Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) yang ada di Kota Medan.
Katagori : Kemenag
Penulis : Amirsyam
Editor : Admin1


























































