Sahabatnew.com-Jakarta Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Luqman Hakim nampak berang melihat seseorang yang akhir-akhir ini mengaku sebagai gus dan Tokoh NU.
Luqman Hakim menilai sosok tersebut tidak pantas melabeli dirinya dengan gelar Gus maupun Tokoh NU.
Menurut Luqman Hakim, orang tersebut dinilai kerap merugikan PBNU maupun mencela bahkan memfitnah sejumlah ulama NU.
“Mengaku sebagai gus dan tokoh NU, tapi kerjaannya mencaci maki, menghina dan memfitnah PBNU dan ulama-ulama NU,” tulis Luqman melalui twitter @LuqmanBeeNKRI, dikutip pada Minggu, 12 Juni 2022.
Saking marahnya, Luqman memandang sosok tersebut mendompleng label NU hanya demi kepentingan pribadi semata.
Bahkan dengan berani Luqman menyebut bahwa orang tersebut berlindung di balik orang-orang yang dinilai membenci NU.
“Sungguh, ia menggelari dirinya sebagai tokoh NU hanya untuk cari order recehan dari pihak-pihak yang benci NU,” tegas dia.
Sebab itu, Luqman menilai penting supaya sadar diri dan tidak menjual nama kebesaran NU.
“Harusnya dia jujur dengan melabeli diri sebagai toko (penjual) NU, bukan tokoh NU,” kata dia.
Sebagai respons, salah seorang menyebut orang yang dimaksud Luqman tersebut sesungguhnya memang tidak pantas melabeli dirinya dengan sebutan gus maupun tokoh NU.
“Itu hanya gus-gusan, Gus Lukman, kalau gus yang benar pasti gak akan memcaci maki siapapun apalagi menjual NU, bukankah orang yang disebut dengan “gus” itu menyandang dua nama, misalnya penjenengan Gus Lukman Hakim Saifuddin, berarti sekaligus memyliakan KH Syaifuddin Zuhri,” tulis @MarsidiMarmo di kolom komentar.
Sementara itu, banyak komentar menduga-duga orang yang dimaksud Luqman adalah sosok Umar Hasibuan. Hal itu dapat dilihat beberapa warganet menautkan twitter Umar Hasibuan di kolom komentar.
“Begitulah kenyataan yang dilakukan oleh toko (penjual) NU @UmarHasibuan070 pak yai,” tulis @_memoryusang.
“@UmarHasibuan070 dengerin tuhhh,” tulis juga @foxigit.
Kendati begitu, sampai tulisan ini dimuat, belum ada keterangan resmi dari Luqman Hakim perihal siapa sosok yang ia sindir.
Penulis : Dsp
Editor : Admin1






























































