Sahabatnews.com – Jakarta Polisi telah mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus (27), yang terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam.
Pelaku berjumlah empat orang yang saling berboncengan dengan menggunakan dua sepeda motor.Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan bahwa pergerakan keempat pelaku terekam 86 CCTV yang saat ini sudah menjadi barang bukti penyidik. “Para terduga pelaku telah mengikuti pergerakan korban sejak sebelum kejadian,” kata Iman di Polda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).
Pergerakan para pelaku dimulai dari wilayah Jakarta selatan menuju titik kumpul awal di Jalan Merdeka Timur atau di sekitar depan Stasiun Gambir. Kemudian, mereka menyusuri Jalan Ir. H. Djuanda, Jalan Merdeka Barat, Tugu Tani, dan menuju Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).”Dari YLBHI para pelaku ini mengikuti korban ketika korban selesai acara. Korban tidak langsung menuju TKP, tapi sempat mengisi bahan bakar di Cikini Raya dan itu diikuti para pelaku,” ujar Iman.
Sekitar pukul 23.32 WIB, para pelaku terlihat di SPBU Cikini Raya.”Diduga empat orang pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di KFC Cikini,” kata Iman. Kemudian, para pelaku mengikuti korban hingga ke TKP di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat.
“Saat kejadian pada pukul 23.37 WIB, di Jalan Salemba l di persimpangan Jalan Talang, di sana tempat kejadian perkara terjadi,” lanjutnya.Andrie Yunus disiram air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) pada Kamis (12/3/2026) malam, mengakibatkan luka serius di sekujur tubuhnya, terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata.
Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, mengatakan bahwa tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat, khususnya pembela HAM.
“Peristiwa ini harus segera mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, termasuk lembaga penegak hukum dan masyarakat sipil,” kata Dimas.Polisi masih terus menyelidiki kasus ini dan meminta masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui sesuatu tentang kejadian tersebut. “Kami akan terus bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban,” kata Iman.
Dengan penangkapan para pelaku, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi mereka yang ingin melakukan tindakan serupa dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Penulis : A.Sandy
Editor : Admin3




























































