Sahabatnews.com-Jakarta Nama Riza Chalid, buronan kelas kakap kasus korupsi minyak Pertamina, kembali menjadi sorotan publik setelah trending di media sosial X (Twitter) pada Rabu, 3 September 2025. Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina Subholding serta Kontraktor Kerja Sama periode 2018–2023, keberadaan Riza Chalid hingga kini masih misterius.
Riza Chalid Sudah Jadi Buronan
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menegaskan bahwa status Daftar Pencarian Orang (DPO) Riza Chalid diterbitkan sejak 19 Agustus 2025. Hal ini dilakukan setelah ia mangkir dari tiga kali panggilan pemeriksaan.
“Keberadaan terakhir terdeteksi di Malaysia. Namun, hingga kini belum diketahui posisi pastinya,” ungkap Anang.
Jejak Korupsi Ratusan Triliun
Riza Chalid diduga melakukan praktik korupsi dalam penyewaan tangki minyak milik perusahaan yang diperkirakan merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah. Selain korupsi, Riza juga ditetapkan sebagai tersangka TPPU sejak 11 Juli 2025.
Atas perbuatannya, Riza dijerat Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 jo. Pasal 18 UU Tipikor jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Rumah Mewah Disita di Bogor
Sebagai bagian dari penyidikan, Kejagung berhasil menyita rumah mewah Riza Chalid di Rancamaya, Bogor dengan luas mencapai 6.500 meter persegi, lengkap dengan kolam renang. Di lokasi, penyidik menemukan tiga sertifikat tanah seluas 2.591 m², 2.023 m², dan 1.956 m².
Meski tidak atas nama Riza, penyidik meyakini pembelian aset tersebut menggunakan dana hasil korupsi. Dengan harga tanah di kawasan Rancamaya yang menembus Rp15 juta per meter, nilai rumah mewah itu diperkirakan fantastis.
Jaringan Riza Dibidik
Kejagung juga telah mencegah sejumlah pihak yang diduga terkait dengan Riza untuk bepergian ke luar negeri demi memperlancar proses penyidikan. Beberapa rekan bisnisnya, termasuk Irawan Prakoso, telah diperiksa dalam kasus ini.
Dukungan Politik ke Presiden Prabowo
Kasus Riza Chalid semakin ramai diperbincangkan setelah beberapa menteri, seperti Zulkifli Hasan, Abdul Kadir Karding, dan Sakti Wahyu Trenggono, menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai sosok pertama yang berani membongkar mafia migas.
“Tidak pernah ada presiden sebelumnya yang berani melawan mafia migas, membongkar jaringan Riza Chalid beserta kroninya,” demikian pernyataan dukungan yang beredar.
Publik Menunggu Langkah Tegas
Meski sejumlah aset telah disita, publik masih bertanya: di mana sebenarnya Riza Chalid? Apakah aparat penegak hukum mampu menangkap mafia migas ini dan menyeretnya ke meja hijau?
Hingga kini, Kejagung menegaskan perburuan masih berlangsung.
Pewarta: TN
Editor : Admin

































































