Sahabatnews.com-TAPTENG Aksi solidaritas untuk masyarakat terdampak banjir bandang di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, terus mengalir. Pada Jumat (13/03/2026), Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel bersama Ruang Baca Bambu dan Ruang Relawan Indonesia menyalurkan bantuan Al-Qur’an dan buku Iqro kepada jamaah Masjid Jami Bonalumban.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang aktivitas ibadah dan pengajiannya sempat terganggu akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Donasi Al-Qur’an dan Iqro ini merupakan dukungan dari Pembina Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel, Marwan Ashari Harahap, S.Ag. yang berharap kegiatan mengaji, tadarus, dan pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak di masjid dapat kembali berjalan normal.
Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh tim relawan kepada pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Jami Bonalumban serta perwakilan ibu-ibu perwiritan pengajian. Kehadiran bantuan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat setempat.
Ketua Ruang Baca Bambu, Soeandi Malik, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi membantu masyarakat Tukka, khususnya dalam memulihkan aktivitas keagamaan di lingkungan masjid.
“Kami sangat berterima kasih kepada Abangda Marwan Ashari Harahap, S.Ag. selaku Pembina Pimpinan Pusat Pemuda Tabagsel yang telah menyalurkan bantuan Al-Qur’an dan Iqro untuk Masjid Jami Bonalumban. Bantuan ini sangat berarti bagi jamaah, terutama bagi anak-anak pengajian agar dapat kembali belajar membaca Al-Qur’an dan melaksanakan tadarus,” ujar Soeandi.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Koordinator Tim Bantuan Bencana Alam Sumatera Utara, Ilham Hazfi Batubara, S.Psi., yang menggagas sekaligus mengoordinasikan bantuan sehingga dapat tersalurkan kepada masyarakat melalui tim relawan di lapangan.
Menurut pengurus BKM Masjid Jami Bonalumban dan ibu-ibu perwiritan, bantuan tersebut sangat membantu karena sebelumnya banjir sempat mengganggu berbagai kegiatan keagamaan, termasuk pengajian anak-anak dan majelis taklim di masjid.
Meski harus menghadapi tantangan cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai petir saat proses penyaluran bantuan, para relawan tetap berkomitmen menuntaskan misi kemanusiaan mereka.
Selain menyalurkan bantuan, para relawan juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersilaturahmi dengan masyarakat sekitar yang masih merasakan dampak banjir.
Aksi solidaritas ini diharapkan mampu menginspirasi berbagai pihak untuk terus bergotong-royong membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menghidupkan kembali semangat ibadah dan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat pascabencana.
“Semoga segala kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan Allah SWT melipatgandakan rezeki para dermawan yang telah membantu,” tutup Soeandi Malik.
✍️ Pewarta: TN
✍️ Editor: Admin




























































