Sahabatnews.com – Tebing Tinggi LIMA tahun sudah Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Hikmah Tebing Tinggi di tangan Dr Ficki Padli Pardede MA. Kredibilitas dan kualitas perguruan tinggi itu mendapat respon dan minat masyarakat, bahkan mendulang kepercayaan Kementerian Agama RI.
Bagaimana tidak, tangan dingin Ficki Padli Pardede selama lima tahun sebagai Ketua STIT Al-Hikmah Tebing Tinggi, terus menorehkan prestasi membangun kepercayaan stakeholder membuat kampus itu kian popular.
Menata dan membenahi manajemen di kampus, berjuang menambah program pendidikan (Prodi) meningkatkan level akreditasi di perguruan tinggi yang diselenggarakan Yayasan Perguruan Tinggi Islam Al Hikmah (Yaspetia) di bawah naungan Ketua Yayasan, Ir H Marapinta Harahap MM MAP dan Drs Zainuddin Siregar SE SH MM itu.
Keseriusan dan tangan dingin Ficki Padli antara lain membuahkan kepercayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kemenag RI. “Alhamdulillah lima tahun berturut-turut sejak kampus ini saya kelola, tetap menjadi Perguruan Tinggi Penyelenggara KIP-Kuliah,” sebut Ficki Padli, Sabtu (6/8), kepada Mediadelegasi.
Ungkapan syukur Ficki Padli Pardede, pascaterbitnya Surat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kemenag RI Nomor B-1868/Dt.I.III/PP.04/08/2022 tanggal 5 Agustus 2022, termasuk tentang penetapan STIT Al-Hikmah Tebing Tinggi sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) KIP-Kuliah, pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Tahun Anggaran 2022.
“Ini merupakan tahun kelima kampus STIT Al-Hikmah Tebing Tinggi mendapat KIP-Kuliah,” kata Ficki Padli serta merinci perolehan KIP-Kuliah sejak Tahun 2018 itu
Awal kepemimpinannya, tahun 2018, 10 mahasiswanya memperoleh KIP-Kuliah, tahun 2019 sebanyak 10 mahasiswa, tahun 2020, delapan mahasiswa, tahun 2021, sejumlah 12 mahasiswa dan tahun 2022 penerima KIP-Kuliah 10 mahasiswa.
“Mempertahankan ini bukan hal mudah. Selain pengelolaan mutu dan pelayanan akademik, adalah peningkatan jumlah dan kualitas Prodi, sehingga akreditasi kampus baik. Intinya, dalam mengelola kampus harus memenuhi standard an keinginan peraturan penyelenggara pendidikan,” ungkapnya.
Menurutnya, siswa pra kuliah yang pintar berprestasi namun dari sisi kemampuan perekonomian di bawah, serta telah memiliki KIP atau keluarga PKH tidak perlu ragu kuliah di STIT Al-Hikmah Tebing Tinggi. “Dengan kepercayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kemenag RI kepada kampus sebagai PTP KIP-Kuliah, para siswa dapat ditampung kuliah dengan tidak merepotkan pembiayaan orangtua,” kata Ficki Padli.
Ficki Padli pun bertekad meningkatkan kuantitas quota KIP-Kuliah dengan kualitas kampus yang mumpuni. Peningkatan itu sendiri, sebut Ficki Padli, sudah terlihat dengan jumlah calon mahasiswa yang mengikuti Ujian Masuk Penerimaan Mahasiswa Baru (UMPMB) tahun akademik 2022 ini mencapai 140 orang, dengan masa penerimaan yang masih tergolong panjang.
Penulis : D- Red 06/ Md
Editor : Admin 6





























































