Sahabatnews.com – Jakarta Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi DKI Jakarta melantik 22 Kepala Madrasah pada Selasa (3/2/2026) di Aula Jayakarta. Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Adib, mengingatkan seluruh pejabat baru agar tidak puas hanya dengan legitimasi formal, melainkan terus meningkatkan kualitas kepemimpinan hingga level tertinggi demi kemajuan pendidikan madrasah.
Adib menekankan bahwa setiap aparatur sipil negara (ASN) mengemban tiga fungsi utama, yakni sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa. Ketiga fungsi itu, tegasnya, wajib diwujudkan secara nyata dalam kepemimpinan di madrasah.
Dalam proses pelantikan ini, Adib merujuk konsep lima level kepemimpinan sebagai panduan bagi para kepala madrasah yang baru dilantik. Level pertama bertumpu pada legitimasi formal berupa surat keputusan (SK), yang kedua didasarkan pada kompetensi individu, dan level ketiga menuntut kontribusi nyata bagi lembaga.
Adib secara khusus mendorong para kepala madrasah melompat ke level keempat, yakni menjadi pemimpin yang dihormati karena mampu membina dan mengembangkan potensi bawahannya. Level kelima merupakan puncak kepemimpinan, yaitu pemimpin yang memiliki pengaruh dan karisma sangat kuat.
“Jangan berhenti di level satu atau dua. Naiklah ke level tiga, bahkan empat—menjadi pemimpin yang mampu melahirkan pemimpin baru,” tegasnya.
Selain aspek kepemimpinan, Adib menguraikan tiga peran strategis yang harus dijalankan kepala madrasah. Pertama, sebagai pelaksana kebijakan pendidikan yang mampu menerjemahkan regulasi ke dalam praktik pengelolaan efektif melalui perencanaan, pengorganisasian, serta pengawasan yang baik.
Kedua, sebagai pelayan publik yang responsif dalam memberikan layanan terbaik kepada peserta didik, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua. Ketiga, sebagai agen penanaman nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.
Madrasah diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial. Adib mengakhiri sambutannya dengan mengingatkan moto bersama yang harus dijadikan semangat, “Moto madrasah maju, bermutu, mendunia harus menjadi semangat bersama.”
Adapun nama-nama 22 Kepala Madrasah yang dilantik, adalah :
- Drs. Agus Salim – Kepala MIN 1 Jakarta Barat
- Hairunisah, M.Pd. – Kepala MIN 12 Jakarta Timur
- Siti Ruchanah, S.Pd.I. – Kepala MIN 19 Jakarta Barat
- Drs. Asifudin – Kepala MTsN 1 Jakarta Selatan
- Haniah Mase, Lc., M.A. – Kepala MAN 23 Al-Azhar Al-Syarif Jakarta Selatan
- Titin Mulyanti, S.Pd. – Kepala MAN 25 Jakarta Timur
- Muliati, (tautan tidak tersedia) – Kepala MIN 15 Jakarta Selatan
- Hj. Nurjanah, (tautan tidak tersedia), M.M. – Kepala MIN 18 Jakarta Timur
- Hery Purnawan, M.Pd. – Kepala MIN 4 Jakarta Selatan
- Zuhrotun Nisa, (tautan tidak tersedia), M.A. – Kepala MIN 8 Jakarta Selatan
- Nur Laila Nurman Lubis, Lc. – Kepala MTsN 43 Jakarta Selatan
- Maliyatun, (tautan tidak tersedia) – Kepala MTsN 15 Jakarta Utara
- Lilik Haryani, S.Pd. – Kepala MTsN 6 Jakarta Timur
- Nurmala, S.Pd., M.Pd. – Kepala MAN 14 Jakarta Timur
- Abidan HRP, M.H. – Kepala MAN 17 Jakarta Barat
- Musyarrafah, S.Psi., M.Pd. – Kepala MTsN 11 Jakarta Barat
- Catur Yoga Meiningdias, S.Kom. – Kepala MTsN 26 Kepulauan Seribu
- Sri Setiti, S.Pd. – Kepala MTsN 2 Jakarta Selatan
- Syarif Cecep, S.T. – Kepala MTsN 22 Jakarta Timur
- Miko Handoko, S.Pd. – Kepala MTsN 44 Jakarta Timur
- Ade Ni’mah, (tautan tidak tersedia) – Kepala MAN 12 Jakarta Barat
- Arif Rahmat Akbar, S.Sos., M.Pd. – Kepala MAN 24 Jakarta Timur
Katagori : Pemerintah
Penulis : A.Sandy
Editor : Admin3





























































