Beranda AGAMA Bela Habib, Serukan Jihad dengan Adzan ‘Hayya Alal Jihad’

Bela Habib, Serukan Jihad dengan Adzan ‘Hayya Alal Jihad’

226
0

Sahabatnews.com – Warganet dibuat heboh dengan tersebarnya video Adzan yang viral.

Pasalnya Adzan tersebut berbeda dengan yang biasanya, kali ini menyelipkan kalimat ‘hayya ‘alal jihad’.

Hal itu diduga sebagai respon atas dipanggilnya kembali Habib Bahar dan Habib Rizieq oleh kepolisian.

Dengan dalih membela Habib serukan jihad dengan menyelipkan hayya alal jihad pada lafaz azan ternyata malah bertentangan dengan ajaran bani Alawi yang merupakan ajarannya para Habaib.

Hal itu diungkapkan oleh Habib Novel bin Muhammad Alaydrus dalam video yang unggah pada kanal Youtubenya.

Pengasuh Majelis Ilmu dan Dzikir Ar-Raudhah Solo, Habib Novel bin Muhammad Alaydrud turut mengomentari video viral sekelompok orang yang telah merubah lafadz adzan menjadi seruan untuk berjihad ‘Hayya Alal Jihad’. 

Habib Novel menyebut bahwa Adzan tersebut aneh, hal itu sangat bertentangan dengan ajaran Rasulullah SAW, bertentangan dengan ajaran bani Alawi ajarannya para Habaib dan juga bertentangan dengan ajaran para Kyai.

Hal ini disampaikan Habib Novel melalui kanal Youtube Habib Novel Alaydrus, yang diunggah pada Senin, 30 November 2020. Mula-mula Habib Novel menyebutkan bahwa ia mendapat pertanyaan tentang video Adzan yang viral menyeru zihad.

Habib Novel menilai Adzan yang terdapat dalam video tersebut sangat aneh, Adzan ko seperti itu.

“Saya mendapat pertanyaan di WhatsApp tentang video yang beredar di jejaring sosial video yang memang aneh juga seumur hidup saya belum pernah lihat ada orang Adzan kok kayak gitu”, kata Habib Novel seperti dilihat dari kanal Youtube Habib Novel Alaydrus pada Senin, 30 November 2020.

Pengasuh Majelis Ar-Raudhah juga menilai bahwa azan tersebut bertentangan dengan ajaran Nabi Muhammad SAW bahkan juga bertentangan dengan ajaran para Habaib.

“Kok seruan untuk salat diganti turun untuk jihad sesuatu yang sangat bertentangan dengan ajaran Nabi Muhammad SAW, bertentangan dengan alawiyin ajarannya para habaib maupun para Kyai”, lanjut Habib Novel.

“Ini tidak sesuai dengan hadits al muslimu Man salimal muslimuna Min lisani Wahyadihi, artinya: seorang muslim adalah dia yang umat Islam selamat dari gangguan lisan dan tangannya”, tambahnya

Habib Novel juga memberikan himbauan untuk seluruh umat muslim untuk tidak terprovokasi.

“karena itu, abaikan saja jangan terprovokasi ajakan-ajakan yang begini nih yang gak mutu ini nggak usah didengarkan”, katanya.

Habib Novel juga mengajak untuk saling menghormati dan mencintai.

“Kita harapkan tali persaudaraan persatuan dan persaudaraan, kita sebarkan kasih sayang, kita saling menghormati dan saling mencintai”, ujarnya.

Selanjutnya Habib Novel menegaskan kembali agar umat muslim Indonesia tidak terprovokasi.

“Jangan mau terprovokasi oleh siapapun dengan alasan apapun, karena di negara kesatuan Republik Indonesia ini Alhamdulillah kita bisa hidup beragama semua umat beragama hidup dengan damai saling menghargai penuh toleransi dan khususnya umat Islam bisa melaksanakan salat di mana pun bahkan di rest area disediakan musholla tempat untuk untuk salat dan negara kita umat Islam terbesar di dunia islam terbesar di dunia”, tegas Habib Novel. Diakhir video Habib Novel mengajak umat untuk menjaga kedamaian, persatuan dan pupuk rasa cinta sesama anak bangsa.

“Mari bersama-sama kita jaga kedamaian negeri ini, kita jaga persatuan negeri ini, mari kita pupuk rasa saling mencintai sesama anak bangsa sehingga bangsa kita menjadi bangsa yang semakin besar dan bangsa yang semakin makmur”, katanya.

Sebagai penutup Habib Novel menyuruh agar pesan yang beliau berikan disampaikan pada hal layak luas, agar semakin luas manfaatnya. “Dan sampaikan pesan ini kepada yang lain Insyaallah manfaat”, pungkasnya menutup pembicaraan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here