Home ARTIKEL Dampak COVID-19 Terhadap Pendidikan Indonesia.

Dampak COVID-19 Terhadap Pendidikan Indonesia.

347
0

Dampak COVID-19 terhadap pelaksanaan pendidikan di Indonesia.

Covid-19 adalah suatu penyakit yang menghebohkan seluruh dunia termasuk juga Indonesia. Penyakit ini menyebar cepat dan menyerang saluran pernapasan manusia.  Virus tersebut berasal dari Kota Wuhan, provincial Hubei, China. Biasanya covid-19 menyebar seperti virus kebanyakan, melalui percikan air liur (bantuk dan bersin) atau melalui kontak tangan dan bagian tubuh lainnya.

Virus corona dapat menimbulkan beragam gejala pada orang yang terdeteksi. Gejala yang muncul tergantung pada jenis virus corona yang datang kepada pengidap nya. seberapa serius infeksi saluran yang terjadi, seperti Hidung yang beringus, demam sakit tenggorokan, batuk, sakit kepala dan batuk, itu adalah gejala umum covid-19. Dan gejala serius nya adalah kesulitan dalam bernapas atau sesak nafas, nyeri pada dada atau tertekan pada dada atau parahnya kesulitan dalam berbicara.

Demi menghentikan rantai penyelenggaraan virus Corona tersebut, pemerintah mengambil langkah, yaitu dengan mengeluarkan surat perintah bahwa semua sistem pendidikan dilakukan secara daring. Kegiataan pembelajaran harus berjalan dalam keadaan apapun dan dimanapun. Salam hal mengatasi masalah tersebut, pemerintah mewajibkan semua pelajar serta mahasiswa belajar dari rumah untuk mengurangi angka penyebaran Covid-19. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan sistem online atau sistem dalam jaringan (daring) sejak bulan Maret 2020. Dengan sistem pembelajaran jarak jauh, peserta didik tidak diharuskan atau diwajibkan untuk datang ke sekolah maupun kampus untuk melaksanakan pembelajaran. Banyak sarana yang pada akhirnya diterapkan oleh tenaga pendidik untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara jarak jauh.

Berbagai metode belajar daring dilaksanakan ketika masa pandemi ini, semua upaya dilakukan untuk tetap menjaga minat belajar para siswa.Akan tetapi, belajar online memiliki dampak tertentu. Banyak kendala yang yang dihadapi oleh pelajar yang melaksanakan kalian online. Para orangtua juga mengeluh akan hal ini, sehingga dapat ber dampak buruk bagi kualitas pelajar Indonesia. Pelajar lebih susah untuk memahami materi yang diberikan via digital. Karena pelajar menganggap sevele sistem belajar jarak jauh ini, Akibatnya merely susah memehami materi pelajaran. Mereka juga terkadang lupa akan tugas yang diberikan oleh guru nya.

Metode daring ini menyisihkan keresahan bagi masyarakat, terkhusus masyarakat yang tinggal di daerah terpencil. Mereka mengalami kesusahan dalam berlangsungnya pembelajaran secara online. Motede pembelajaran daring bisa terlaksana via laptop atau computer atau setidaknya handphone, yang dihubungkan melalui jaringan. Lalu bagaimana dengan mereka yang tinggal di daerah terpencil dan susah atau bahkan tidak ada jaringan. Ada beberapa hambatan belajar pada masa pandemi ini, diantara nya

1. Tidak semua siswa atau mahasiswa terhubung baik dengan jaringan internet.

2. Tidak semua siswa dapat membeli kuota tiap bulan, bagaimana dengan siswa yang ekonomi rendah

3. Pelajar dan mahasiswa susah menangkap pelajaran lewat daring.

4. Kurangnya minat dan mutu siswa dalam belajar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here