Sahabatnews.com-Nias Selatan Dana Pendidikan Indonesia Pintar (PIP) yang disalurkan melalui Rekening siswa dari pusat, membuat sejumlah orang tua murid di SD Negeri 078521 Lewa-lewa Kecamatan Boronadu Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Provinsi Sumatera Utara, merasa aneh.
Dari hasil investigasi dilapangan yang dilakukan media ini Jum’at, 15/05/2022, beberapa orang tua murid keberatan dengan sikap Oknum Kepala Sekolah (Kasek) yang diduga kuat melakukan pemotongan Dana bantuan PIP tersebut kepada setiap penerima.
Keterangan yang dihimpun oleh awak media dari sejumlah orang tua murid penerima bantuan PIP yang tidak ingin disebutkan namanya dalam pemberitaan ini, menjelaskan bahwa mereka menerima dari tangan kepala sekolah Rp.300.000, tapi untuk administrasi saya berikan 50.000, sehingga anak saya hanya menerima Rp. 250.000 Rupiah, dan belakangan ini oknum Kasek menyerahkan buku rekening bank BRI tanpa ATM.
“Diaserahkan kepada kami orang tua murid 300.000 (Tiga Ratus Ribu rupiah), tetapi kasek menyinggung tentang bagaimana dengan administrasi untuk saya, seperti menirukan ucapan oknum Kasek, “saya kasih Rp. 50.000 bahkan ada juga yang memberikan Rp. 100.000 Kepada Oknum Kepsek” tutur orang tua murid yang tidak ingin disebutkan namanya.
Tak hanya itu, di SDN 078521 Lewa-lewa juga diduga terjadi penggelembungan jumlah siswa, menurut hasil investigasi dilapangan yang dilakukan Media ini mendapat informasi bahwa hanya 40 Siswa, sementara didalam dapodik sekolah 100 lebih jumlah siswa, ucap salah satu ortu murid yang tidak mau disebutkan namanya.
Sementara itu, keterangan yang disampaikan oleh Kepala Sekolah SD Negeri 078521 Lewa-lewa Kecamatan Boronadu Sokhinafaudu Hulu Selasa, (24/05/2022), melalui Telepon seluler, tentang kebenaran informasi yang dihimpun dari beberapa narasumber oleh awak media sebelumnya beberapa hari yang lalu, membantah bahwa dirinya telah melakukan pemotongan dana PIP dan menggelembungkan jumlah siswa.”Tandasnya.
Sokhinafaudu menjelaskan bahwa jumlah Siswa di SDN Lewa-lewa hanya 50 Lebih, sedangkan jumlah penerima dana PIP dia tidak menjawab dan enggan menjelaskan kepada awak media.
“Saya rasa tidak perlu saya kasih tau sama bapak jumlah penerima PIP itu, karena bukan sama bapak saya pertanggung jawabkan itu sama pimpinan saya,”tandasnya Kasek Sokhinafaudu Hulu.
Disisi lain, dia juga mengaku bahwa ia menerima ucapan terima kasih dari orang tua murid mulai 50 Ribu rupiah dan ada juga yang memberikan 100 Ribu rupiah.”bebernya Kasek.
Namun dia membantah bahwa dirinya telah memotong dana PIP tersebut, karena menurunnya dia telah menyerahkan uang itu semua kepada orang tua murid, tanpa ia sebutkan nominal berapa jumlah yang ia serahkan kepada orang tua murid.
“Pokoknya semua saya sudah serahkan kepada orang tua siswa,”pungkasnya Kasek Sokhinafaudu.(Red/Min1)



























































