Sahabatnews.com-Medan Salahsatu kantor organisasi kepemudaan di Jalan Teratai, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medanmaimun, Kota Medan digerebek Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara pada 25 Juli 2025.
Kantor tersebut adalah subrayon Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) yang diduga menjadi tempat transaksi sekaligus pabrik rumahan narkoba jenis ekstasi.
“Setelah dilakukan pengamatan, tim melihat salah satu tersangka masuk ke dalam kantor. Langsung dilakukan penggerebekan dan penggeledahan,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam keterangan tertulisnya, Senin, 4 Agustus 2025.
Polisi menangkap tiga tersangka, meliputi MR (42 tahun), FA (22 tahun), dan SS (38 tahun), yang semuanya warga Kota Medan. Tersangka SS melarikan diri dengan melompat ke sungai. Keesokan harinya, warga menemukan mayatnya mengapung.
Polisi menyita barang bukti 94 butir ekstasi warna merah jambu berlogo bintang mengandung Metilendioksimetamfetamina (MDMA), serbuk MDMA, tablet yang mengandung methamphetamine dan paracetamol, alat cetak ekstasi rakitan, pewarna makanan, martil, cetakan, dan paku berlogo.
“Hasil pemeriksaan terungkap, tersangka MR dan FA berperan sebagai pencetak, penjaga lokasi, dan menjual. Mereka mengaku mendapat upah Rp 3 ribu per butir dan keuntungan penjualan Rp 40 ribu per butir,” ucap Calvijn.
Pengendali jaringan ini merupakan salah satu pengurus AMPI. Dia bertugas menyediakan alat cetak, bahan baku, berkoordinasi soal aktivitas produksi, dan distribusi.
Calvijn menyebutkan polisi masih mendalami jaringan dan tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang terlibat.
“Modus penyamaran seperti ini menjadi perhatian serius kami. Polda Sumut komitmen memberantas segala bentuk peredaran narkoba, apalagi dilakukan dengan menyalahgunakan fasilitas publik atau organisasi masyarakat sebagai kedok operasional,” ujarnya.
Tiga hari setelah penggerebekan, Direktorat Reserse Narkotika Polda Sumut menggelar pra-rekonstruksi untuk menyinkronkan hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dengan fakta di lapangan. Total ada 23 adegan.
Penulis : Sahabatnews.com
Editor : Admin1





























































