Sahabatnews.com-Sumatera Utara Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, angkat bicara soal pencopotan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga, yang diduga terlibat pungutan liar terhadap kepala desa.
Dalam acara sosialisasi program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) dan pelantikan Abpednas DPD serta DPC se-Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Sabtu (14/2/2026), Reda menegaskan bahwa tindakan tegas diambil setelah Soemarlin terlebih dahulu diamankan oleh Kejaksaan Agung.
“Kemarin sudah ada yang kita amankan, oknum Kajari di Palas. Karena nakut-nakutin kepala desa, itu saya tidak suka. Kepala desa sekarang bisa langsung lapor ke Jamintel,” tegas Reda.
Dugaan Pungli Rp15 Juta dari Kepala Desa
Kasus ini mencuat setelah Soemarlin bersama Kepala Seksi Intelijen Kejari Palas, Ganda Nahot Manalu, dan staf Tata Usaha Zul Irfan diperiksa di Kejagung pada Januari 2026. Mereka diduga meminta pungutan liar sekitar Rp15 juta kepada sejumlah kepala desa terkait pengelolaan dana desa.
Penanganan kasus ini sepenuhnya diambil alih Kejaksaan Agung sesuai mekanisme internal Korps Adhyaksa. Pemeriksaan masih berlangsung untuk mendalami modus dan keterlibatan pihak lain.
Warning Keras untuk Seluruh Kajari
Reda menegaskan kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh Kajari di Indonesia agar tidak menyalahgunakan kewenangan.
“Sudah ada contoh, bukan cuma di Sumut. Ada di Jawa Timur, Sulawesi. Oknum yang memeras atau mengkriminalisasi kepala desa akan kita tindak,” katanya.
Ia juga meminta kepala desa tidak takut melapor melalui aplikasi Jaga Desa jika mendapat tekanan dari aparat.
Fokus Lindungi Dana Desa
Program Jaga Desa, lanjut Reda, bertujuan memastikan dana desa benar-benar dirasakan masyarakat, bukan menjadi ladang pungli oknum aparat.
“Kalau ada oknum Kajari nakal, kepala desa bisa langsung lapor ke Jamintel,” tandasnya.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik di Sumatera Utara dan menjadi ujian komitmen penegakan hukum di internal Kejaksaan.
✍️ Pewarta: TN
✍️ Editor: Admin































































