Sahabatnews.com-Parapat, 14 November 2025 Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan kembali menunjukkan komitmennya sebagai World Class University melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertajuk “Restocking Nila Fish in Toba Lake”. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Batu Gantung, Kabupaten Simalungun, Jumat (14/11/2025), dengan melibatkan mitra internasional dari Universiti Sains Malaysia (USM) dan University of KwaZulu-Natal (UKZN), Afrika Selatan.

Program ini menjadi langkah strategis UNPRI dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 14: Life Below Water, sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis sumber daya perairan Danau Toba. Fokus utama kegiatan adalah edukasi masyarakat pesisir dan aksi nyata konservasi lingkungan danau.
Edukasi Lingkungan hingga Aksi Nyata Restocking
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi edukasi kepada masyarakat yang membahas pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem Danau Toba. Pemateri utama, Ir. Robert Tua Siregar, Ph.D., menekankan bahwa keberlanjutan sektor perikanan hanya dapat dicapai melalui praktik budidaya dan penangkapan ikan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Keseimbangan ekosistem danau bukan hanya penting bagi kelestarian alam, tetapi juga menentukan masa depan ekonomi nelayan dan pembudidaya ikan di kawasan Danau Toba,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Simalungun, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat, yang menunjukkan dukungan kuat terhadap program konservasi berbasis kolaborasi akademik.
Sebagai puncak acara, tim UNPRI bersama mitra internasional melakukan penebaran 5.000 benih ikan nila di perairan sekitar Batu Gantung, Parapat. Ikan nila Danau Toba dipilih karena merupakan komoditas unggulan lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat pesisir.
Kolaborasi Global untuk Dampak Lokal
PKM internasional ini melibatkan akademisi mancanegara, di antaranya Dr. Kajal Ramnannun dari UKZN dan Assoc. Prof. Dr. Zulnaidi Bin Yaacob dari USM. Kolaborasi lintas negara ini diharapkan mampu menghadirkan perspektif global dalam pengelolaan sumber daya perairan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Dekan Fakultas Ekonomi UNPRI, Assoc. Prof. Dr. Fajar Rezeki Ananda Lubis, S.E., M.S.M., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan tridharma perguruan tinggi.
“Kolaborasi internasional ini adalah wujud nyata komitmen UNPRI dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperluas jejaring global untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Perwakilan dari USM dan UKZN juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Mereka berharap program restocking ikan dan edukasi lingkungan Danau Toba dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, guna mendukung Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan nasional sekaligus kawasan konservasi perairan.
Komitmen UNPRI untuk Lingkungan dan Masyarakat
Melalui PKM Internasional ini, UNPRI kembali menegaskan posisinya sebagai kampus swasta terbaik di Sumatera Utara yang aktif memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian lingkungan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
UNPRI
PKMInternasional
DanauToba
RestockingIkan
IkanNila
SDGs14
KetahananPangan
KonservasiLingkungan
WorldClassUniversity
KampusBerdampak
✍️ Pewarta: TN
✍️ Editor: Admin


































































