Beranda Kota Medan Kolaborasi dengan ISNU GP Ansor Kota Medan Peringati Haul Gus Dur dengan...

Kolaborasi dengan ISNU GP Ansor Kota Medan Peringati Haul Gus Dur dengan Khataman Dan Bagikan 1000 Paket Makanan

143
0

Sahabatnews.com-Medan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Medan kembali laksanakan program rutin mingguan yakni Gerakan Jum’at Berkah, dimana kegiatan ini dilaksanakan dengan berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kota Medan, (Jum’at 27/8/2021).

Sedikit berbeda dengan minggu sebelumnya kegiatan ini sekaligus memperingati HAUL KH. Abdurrahman Wahid yang merupakan Bapak Guru Bangsa sekaligus mantan presiden republik Indonesia.

Kegiatan dilaksanakan di Kantor PC NU Kota Medan Jln. Palang Merah No. 80 Medan dan berjalan cukup khidmat di aula lantai dua PCNU Medan. Meski dihadiri peserta sekitar 50 orang acara tersebut tetap memperhatikan protokol kesehatan dimana sebelum masuk kekantor NU para tamu di wajibkan cuci tangan dan menggunakan masker.

Rangkaian kegiatan dimulai dari pukul 11.00 Wib dengan agenda pembagian 1000 paket makanan siap saji di beberapa titik jalan di Kota Medan, kemudian dilanjutkan dengan Khatam Al Qur’an untuk Almarhum Guru Besar KH Abdurrahman Wahid, kemudian pidato kebangsaan dari ketua GP Ansor dan ISNU Kota Medan, pembacaan 1000 sholawat nariyah, kemudian Mauidzatul Hasanah di bawakan oleh Gus Fauzi dan ditutup dengan istighosah dan doa bersama dari Kiyai Suhail Hamid (MDS Rijalul Ansor Sumut).

Muhammad Husain Tanjung ketua PC GP Ansor Kota Medan memanfaatkan momen pitado kebangsaan dalam acara ini sebagai ajang penyampaian harapan kepada seluruh banom NU tingkat kota Medan agar tetap semangat dan solit membangun serta menjaga tradisi-tradisi Ahlusunah waljamah serta terus menjadi benteng negara dalam mempertahankan idiologi bangsa dari ancaman kaum-kaum intoleran yang terus menggerogoti.

Hal senada disampaikan Eriza Hudori ketua PC ISNU Kota Medan, menurut nya kolaborasi banom seperti ini harus terus ada dan di perluas lagi Sehingga dapat membawa nama KBNU (Keluarga Besar Nahdlatul Ulama) dimana KBNU ini lah yang kita harapkan dapat menjadi sentral pertahanan negara, karena sejatinya Nusantara ini adalah warisan sekaligus kado istimewa dari Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari untuk bersama-sama kita jaga. (Red/Min)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here