Sahabatnews.com – Jakarta Sisi kelam industri film dewasa kerap dilewatkan begitu saja.
Padahal, tak semudah itu menjalani hidup sebagai seorang bintang film dewasa.
Hal ini dirasakan oleh Maria Ozawa yang mengalami kesulitan dalam kisah asmaranya.
Ia bahkan mengaku bahwa laki-laki yang datang padanya hanya memikirkan seks!
Banyak pria di Indoensia mungkin sudah tahu dengan sosok bintang film dewasa Jepang yang bernama Maria Ozawa.
Namanya sangat tidak asing bagi para pria yang menyukai film biru.
Namun Maria Ozawa baru-baru ini bikin publik kaget.
Wanita yang akrab disapa Miyabi itu ternyata baru saja membongkar sisi gelap gelap di balik industri film dewasa.
Hal itu ia ungkapkan ke dalam kanal YouTube pribadinya pada tanggal 12 Februari silam.
Miyabi mengaku bahwa menjadi bintang panas tidak seindah yang dibayangkan orang-orang.
Meski memiliki penghasilan besar, bisa keluar negeri, dan terkenal, Miyabi merasa nelangsa karena satu hal ini.
Gala Diner Miyabi di Jakarta dipatok Rp 15 juta
Ia pun mengaku menjadi sangat sulit untuk menjalin hubungan atau mencari jodoh dengan orang yang tulus.
“Satu hal yang aku sesali adalah soal hubungan dengan orang-orang.”
“Itu sangat sulit percaya seseorang ketika kamu di industri ini,” tuturnya.
Kata Maria, kebanyakan orang-orang mendekatinya hanya untuk uang atau seks.
“Pertama, orang-orang hanya datang untuk uangmu.”
“Kedua, untuk hubungan asmara, mereka akan mengatakan cinta padamu.”
“Tetapi kadang aku menyadari mereka hanya ingin berhubungan seks karena kamu berasal dari industri film biru.”
“Atau mereka hanya ingin berhubungan seks karena kamu terkenal, kaya, muda.”
“Itu sungguh membuatku patah hati karena sulit mempercayai orang dan sulit menemukan pria yang terhormat atau teman yang mendukungmu sepenuh hati,” ungkapnya.
Terkuak tarif fantastis untuk gala dinner bareng Maria Ozawa atau Miyabi, fans Indonesia bisa dapat kesempatan ini.
Menurutnya, industri film dewasa sekarang lebih berat dari dulu.
Oleh karena itu, bagi yang tertarik terjun ke industri film dewasa, ia menyarankan untuk berpikir berulang kali.
“Industri (film dewasa) sekarang tidak sebagus sebelumnya.”
“Bukan semakin buruk, tetapi lebih keras soal video dan marketing.”
“Segalanya berbeda dari dulu.”
“Jadi aku selalu mengatakan kepada mereka untuk berpikir dua kali, tiga kali,” sarannya.
Penulis : SI
Editor : Admin4





























































