Sahabatnews.com-Medan | Sejumlah pedagang buku yang ada di Lapangan Merdeka Medan merasa Pemko Medan telah berbuat zalim.
Pasalnya, Pemko Medan mendesak pedagang buku pindah ke tempat yang baru, tapi lokasi baru ini justru belum selesai dibangun.
Menurut pedagang buku, mereka terus-terusan didesak oleh Pemko Medan.
Pada Jumat (15/7/2022) pagi, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (PKP2R) Kota Medan, Endar Sutan Lubis bersama Satpol PP Kota Medan mendatangi pedagang buku.
“Mereka tiba-tiba bertanya, kapan kami pindah,” kata Yusuf, satu diantara pedagang, Jumat siang.
Sontak, Yusuf pun merasa kaget.
Sebab, bagaimana mungkin mereka akan pindah, jika tempat barunya saja belum selesai dibangun.
“Kemarin bapak itu bilangnya pindah setelah relokasi, tapi kenyataannya ini kesannya seperti diusir secara halus,” jelasnya.
Yusuf juga sempat mempertanyakan kepada Endar terkait pemindahan tersebut.
“Saya bilang, kami mau pindah kemana pak, bangunan belum selesai, tapi bapak itu malah jawab kenapa harus nunggu bangunan selesai,” ucapnya.
Dikatakan Yusuf, bahwa Kadis PKP2R ini malah memaksa mereka untuk membawa buku-bukunya ke rumah sebelum bangunan relokasi selesai.
“Dia juga bilang tadi bukunya kan bisa taruh di rumah. Artinya kan tidak sesuai kesepakatan,” ucapnya.
Tidak hanya mengintimidasi secara halus, Pemko Medan juga melakukan berbagai cara agar pedagang buku segera angkat kaki dari Lapangan Merdeka Medan.
Satu diantara cara yang dilakukan adalah dengan memadamkan listrik, dan memutus pasokan air.
“Kami tiap bulan bayar (listrik dan air). Tapi ini sudah tiga minggu mati,” timpal Ronal, pedagang buku lainnya.
Ditanya apakah dirinya pernah diundang Wali Kota Medan, Bobby Nasution untuk bertemu, Ronal tegas menjawab tidak pernah.
Dia mengatakan, bahwa pedagang buku ini bukan seperti pemilik 12 tenant yang diundang ke Balai Kota.
“Kami bukan seperti yang 12 tenan itu dipertemukan dengan Wali Kota. Kami yang pedagang buku ini cuma bertemu dengan pak Endar. Itu-itu juga perwakilannya,” kata Ronal.
Terkait masalah ini, media masih berupaya mengonfirmasi Dinas PKP2R Pemko Medan.
Penulis : TM
Editor : Admin3





























































