Beranda KETERTIBAN Pemko Medan Tutup Mata, Pasar Sukaramai Melebar Kebahu Jalan

Pemko Medan Tutup Mata, Pasar Sukaramai Melebar Kebahu Jalan

150
0

Sahabatnews.com-Medan, Pasar Sukaramai yang baru di renovasi pada tahun 2019 lalu terlihat tidak banyak dihuni penjual dan pembeli melakukan transaksi, kios yang kosong tidak di tempati mengalami kerusakan dan tidak terurus.

Pemko Medan terkesan membiarkan pedagang kaki lima berjualan di jalan raya yang menyebabkan kemacetan panjang.

Pemerintah Kota Medan dinilai tidak serius dalam mengelolah pasar sukaramai, hal ini di ungkapkan oleh aktivis muda NU Surya H Hasibuan (Minggu,10/1/2020). “Dari tahun-tahun sebelumnya pasar sukaramai tidak pernah berubah, pedagang seenaknya buka lapak jualan di bahu jalan tanpa ada perhatian khusus dari Pemerintah Kota, hal ini sangat menganggu pengguna jalan, belum lagi bau busuk yang menyengat ketika melintas diarea tersebut” ungkapnya pada wartawan sahabatnews.com.

Sampah sampah yang bertumpukan di sepanjang jalan pasar sukaramaipun kerap menjadi masalah, dikarenakan Pemko Medan tidak tepat waktu dalam melakukan pembersihan.

Ditempat terpisah Husni (39Thn) merupakan masyarakat yang aktivitasnya selalu melitas di sekitar pasar suka ramai mengeluhkan keberadaan pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan, membuat jalan menjadi sempit, belum lagi pembeli yang memarkirkan kendaraanya di bahu jalan juga, semakin membuat pengguna jalan was-was, “Saya tiap hari melintas disini bang, saya bekerja di kawasan Mabar, kalau bisa saya elakan saya malas lewat jalan ini kalau pagi dan sore hari, lihatla para pedagang itu tidak perduli dengan pengguna jalan lain, belum lagi lubang-lubang di tengah jalan itu yang terus dibiarkan pemerintah, belum lagi sampah di tengah jalan yang saya sendiri tidak tau di sengaja mereka buang disitu atau terjatuh dari mobil kebersihan dan di biarkan” ucap Husni yang di ketahui tinggal di daerah persimpangan lampu merah Jl. A R Hakim.

Pasar Sukaramai yang merupakan pusat perputaran ekonomi masyarakat sekitar sudah seharusnya di perhatikan lebih oleh Pemerintah Kota Medan, bukan hanya persoalan kebersihannya saja yang hari ini menjadi sorotan masyarakat tapi juga lebih kepada ketertiban para pedagang yang berjualan bebas di bahu jalan.

Surya menambahkan “Hal ini menjadi tanggung jawab pengelolah pasar suka ramai dan Pemerintah Kota Medan khususnya, kita mau permasalahan ini secepatnya diatasi jangan hanya terkesan diam demi setoran, mari sama-sama kita bangun Kota Medan yang tertib dan bersih, jika memang pengelolah pasar tidak sanggup menangani persoalan tersebut, ganti saja, masih banyak pengelolah yang lebih baik dalam memanagemen pengelolahan pasar” ungkap mahasiswa semester akhir Universitas Darmawangsa yang juga Sekretaris Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Sumatera Utara (PW IPNU SUMUT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here