Beranda AGAMA Presiden GEBAK Sepakat Dengan Ungkapan GAMKI, Mari Lupakan Kegaduhan Dan Gencarkan Penguatan...

Presiden GEBAK Sepakat Dengan Ungkapan GAMKI, Mari Lupakan Kegaduhan Dan Gencarkan Penguatan Moderasi Beragama

197
0

Sahabatnews.com-Medan Dewan Pengurus Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Baru Anti Korupsi (DPP LSM GEBAK) mengapresiasi sudut pandang GAMKI terkait dengan kegaduhan beberapa waktu lalu yang mempolitisir ucapan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tentang “Kemenag hadiah untuk NU”.

Presiden GEBAK Dannil Sitorus Pane mengatakan “Kemenag sebagai kementerian milik semua agama bertugas memfasilitasi kepentingan semua agama dan didistribusikan secara proporsional sesuai kebutuhan setiap agama, hal tersebut dapat di lihat dari konsisten serta masifnya Menag dengan program modrasi beragamanya” ujarnya pada wartawan sabtu (30/10/2021).

Lebih lanjut Dannil menjelaskan “Sah-sah saja Menag mengatakan Kemenag hadiah untuk NU, karena beliau mengatakan hal tersebut di acara internal dengan tujuan untuk memotivasi santri dan pengasuh pondok pesantren se Indonesia. Jika ada yang mengatakan Menteri Agama saat ini kontroversial ataupun membuat gaduh, sepertinya mereka belum mengenal betul sosok menag yang akrab disapa Gus Yaqut. Justru, kontroversi terkadang diperlukan untuk melakukan perubahan. Di balik kegaduhannya, melihat konsistensi Gus Yaqut terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kemajemukan, membuat kami teringat kembali dengan almarhum Gus Dur, Presiden Indonesia yang kontroversial, namun dicintai oleh rakyat Indonesia,” jelasnya.

Sebelumnya Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) mengajak masyarakat melupakan kegaduhan terkait pernyataan Gus Yaqut tentang “Kemenag hadiah untuk NU”.

Melalui Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GAMKI Sahat Martin Philip Sinurat GAMKI menyatakan bahwa pihaknya mendukung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk menggencarkan program penguatan moderasi beragama di tengah masyarakat, khususnya generasi muda Indonesia.

GAMKI menilai, program penguatan moderasi beragama bertujuan untuk membangun karakter generasi muda yang inklusif dan toleran. Dengan moderasi beragama, seluruh generasi muda dapat berinteraksi dan membaur di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

Sejak awal menjabat, Gus Yaqut langsung menegaskan bahwa dia memimpin Kementerian Semua Agama. Selanjutnya, Gus Yaqut meluncurkan 7 agenda prioritas Kemenag, yaitu: Penguatan Moderasi Beragama, Transformasi Digital, Revitalisasi KUA, Cyber Islamic University, Kemandirian Pesantren, Religiousity index dan Tahun Toleransi. Melalui 7 agenda prioritas tersebut, Gus Yaqut berharap dapat menyulap Kemenag menjadi kementerian yang moderen dan sekaligus moderat. “Sepakat dengan pernyataan GAMKI harusnya hari ini kita mendukung program Kementerian Agama salah satunya Menggencarkan Moderasi Beragama sampai pelosok negeri, justru saat ini tugas kita mengawal program tersebut agar terealisasi, karena masi banyak yang tidak sepakat dengan program tersebut bahkan cenderung terkesan menghalangi, contohnya di Kemenag Kota Medan” tutup Dannil Sitorus. (Red/Min)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here