Sahabatnews.com – Medan Lima tahun terakhir, Sumatera Utara masih menanggung predikat kelam sebagai salah satu provinsi dengan tingkat penyalahgunaan narkoba tertinggi di Indonesia. Label memalukan itu mendorong aparat kepolisian memperketat pengawasan, termasuk menggelar razia ke sejumlah tempat hiburan malam di Kota Medan.
Namun, operasi yang digelar Polrestabes Medan pada Jumat (26/9/2025) dini hari justru menyisakan tanda tanya besar. Target kali ini adalah “Capital Building”, salah satu gedung hiburan terbesar di Jalan Putri Hijau, Medan Barat. Polisi menyisir setiap sudut ruangan dan mengamankan 33 pengunjung untuk menjalani tes urine.
Hasilnya? Nihil. Tak satu pun dari puluhan pengunjung itu terbukti positif mengonsumsi narkoba.
Temuan itu sontak memicu gelombang kritik publik. Johan Merdeka, Juru Bicara Presidium Aliansi Masyarakat Sumatera Utara (AMAU), menilai razia yang tak membuahkan hasil menunjukkan lemahnya perencanaan dan strategi aparat.
“Dana operasional razia itu berasal dari uang rakyat. Kalau hasilnya selalu nol, publik wajar bertanya-tanya. Harus ada evaluasi menyeluruh dan analisis mendalam sebelum turun ke lapangan,” tegas Johan.
🔥 Dugaan Bocornya Operasi, Pemilik Diduga Punya Pengaruh Kuat
Tak berhenti di situ, Johan bahkan menyinggung adanya “kekuatan besar” yang diduga ikut bermain di balik layar. Pemilik Capital, berinisial “A”, disebut-sebut memiliki pengaruh kuat dalam politik dan penegakan hukum di Sumatera Utara.
“Tidak heran kalau operasi bocor sebelum dilakukan. Apalagi, razia digelar bukan pada akhir pekan — padahal malam minggu dan malam senin adalah puncak keramaian pengunjung,” ungkapnya.
Dugaan kebocoran informasi hingga potensi intervensi kekuatan politik kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Publik mendesak Polrestabes Medan dan BNN untuk bertindak lebih tegas, transparan, dan profesional agar pemberantasan narkoba tak sekadar menjadi formalitas.
📍 Catatan: Kasus ini menjadi pengingat bahwa perang melawan narkoba tak cukup hanya dengan razia seremonial. Perlu strategi intelijen yang matang, koordinasi lintas lembaga, dan keberanian membongkar kekuatan besar di balik bisnis hiburan malam.
✍️ Pewarta: TN
✍️ Editor: Admin

































































