Sahabatnews.com-Padang Lawas | Nasib pilu gadis remaja yang menjadi korban rudapaksa lima pria. Korban kini hamil lima bulan akibat di rudapaksa oleh lima pria.
Sementara pelaku saat ini belum ditangkap polisi karena kasus tersebut masih dalam penyidikan.
Korban sebut saja mawar (16) merupaka seorang siswi Kelas 1 SMA di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara
Korban diduga menjadi korban pemerkosaan lima pria hingga hamil.
Akibat dugaan pemerkosaan ini korban pun kini hamil lima bulan.
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Imam Zamroni menjelaskan, dugaan pemerkosaan terjadi pada Agustus 2022 lalu. Korban didampingi keluarga baru melaporkan kasus ini pada 13 Februari kemarin ke Polres Tapanuli Selatan.
Polisi sudah memulai tahap penyelidikan sejak kemarin untuk meminta keterangan korban, saksi serta mencari bukti pendukung lainnya.
Kemudian polisi juga telah mengajukan permintaan VER (visum et repertum) terhadap korban.
Hari ini Polisi sedang ke lokasi kejadian untuk mencari bukti.
“Hari ini 15 Feb 2023 rencana kami akan cek mencari bukti-bukti yang berkesesuaian dengan keterangan korban,”kata Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Imam Zamroni,Rabu (15/2/2023).
Polisi sendiri telah mengidentifikasi para pelaku, namun belum bisa menangkapnya karena ada mekanisme yang harus dilalui dahulu.
Setelah itu barulah jika ditemukan bukti permulaan yang cukup bisa menetapkan tersangka sekaligus menangkap pelaku.
“Karena kasus sudah cukup lama, maka sebelum melakukan upaya paksa ke tersangka maka kami harus melakukan gelar perkara terlebih dahulu,”ucapnya.
Sebelumnya, seorang siswi di Kabupaten Padang Lawas Utara, sebut saja mawar (16) diduga menjadi korban pemerkosaan lima pria hingga hamil lima bulan.
Peristiwa ini terjadi pada bulan Agustus 2022 lalu dimana korban diduga diancam menggunakan senjata tajam saat hendak diperkosa pelaku yang termasuk tetangganya.
Setelah pelaku utama selesai, empat teman pelaku bergantian memerkosanya.
Kuasa Hukum: Korban Diancam Bunuh
Kuasa hukum korban, Habib Khirzin mengatakan, pelaku rudapaksa terhadap korban merupakan tetangganya sendiri.
“Kejadiannya pada Agustus 2022. Saat itu, korban menghadiri acara hajatan di tempat tinggalnya. Dia lalu didatangi seorang pelaku yang membawa senjata tajam,” katanya, kepada wartawan, Selasa (14/2/2023).
Takut ditusuk pelaku, korban mengikuti kemauan pelaku dan di rudapaksa oleh pelaku utama. Usai di rudapaksa oleh pelaku, empat teman pelaku ikut menggilir korban secara bergantian.
“Usai kejadian, korban diancam akan dibunuh jika berani menceritakan kasus pemerkosaan itu,” sambungnya.
Peristiwa ini baru terbongkar setelah pihak keluarga melihat ada yang aneh pada tubuh korban.
Korban mulai sering muntah. Keluarga lalu membawa korban untuk berobat. Ternyata, diketahui korban sedang hamil 5 bulan.
“Dari situ, aksi rudapaksa ini terbongkar. Korban mengaku diperkosa 5 pria tetangganya sendiri,” ungkapnya.
Pihak keluarga berharap, petugas kepolisian segera menangkap kelima pelaku dan menjatuhkan hukuman setimpal.
Penulis : Sahabatnews.com
Editor : Admin7





























































