Sahabatnews.com-Medan Yayasan Pendidikan Islam As Sahidah, melaksanakan wisuda santri mulai jenjang Pendidikan Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) berlangsung pada hari Selasa (21/6) di Jalan Medan-Batang Kuis Gang Tapsel Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Kabupaten Deli Serdang.
Adapun jumlah siswa RA dan MI yang di lantik berjumlah 75 orang dengan rincian RA 35 orang dan MI 40 orang. Wisuda yang ke 13 untuk tingkat RA dan ke 4 untuk MI berlangsung secara hikmat dan sederhana, di hadiri para orang tua wisudawan santri.
Dalam sambutannya Kepala Sekolah RA As Sahidah menyampaikan rasa terimakasih atas kepercayaan para orang tua santri yang mengamanahkan Pendidikan Islam As Sahidah sebagai tempat didik anak-anak.
“Rasa terima kasih kami atas kepercayaan Bapak dan ibu yang mempercayakan kami untuk mendidik anak-anak sekalian dan Insya Allah kami akan laksanakan kepercayaan itu dengan memberikan kualitas pembelajaran yang lebih baik, sehingga para santri merasa senang belajar di sini”, ucap Nurhamidah Rambe, S.Pd, Mi dalam sambutannya.
Di tambahkan Nurhamidah, bahwa program belajar anak-anak di sesuaikan dengan program belajar di tempat lain, dengan tetap mengacu kepada kualitas berfikir dan kualitas zikir, sehingga anak-anak terdidik dalam bimbingan agama.
“Pendidikan di Yayasan As Sahidah menyeimbangkan program pembelajaran Tahfiz Qur’an, dan berbagai bidang studi umum lainnya dan praktek pembelajaran di luar jam sekolah, seperti pelatihan sholat jenazah, seni budaya dan pidato, Insya Allah kedepannya kita kembangkan program ekstra kulikuler tambahan seperti pencak silat dan sebagainya, tergantung minat dan bakat anak didik mau di arahkan ke bidang mana”, tambahnya.
Dalam proses perjalanan 13 tahun Yayasan As Sahidah berdiri, banyak hal yang dilewati dengan beragam dinamikanya, hal ini tentu memberikan hikmah tersendiri bagi pengelola Yayasan Pendidikan Islam ini. Ada rasa kebanggaan dan kepuasan tersendiri, sebab berdirinya sekolah ini menjadi alternatif sebagai sekolah berbiaya murah dan terjangkau terutama bagi orang tua yang berpenghasilan terbatas.
“Yayasan As Sahidah kami rintis berangkat dari keprihatinan terkait mahalnya biaya untuk pendidikan dasar, terutama mereka yang tinggal di sekitar tempat tinggal kami, maka sejak tahun 2009 saya bersama istri berniat mendirikan sekolah berbiaya murah dengan tetap memberikan kualitas pengajaran yang sesuai ketentuan di Kementrian Agama, termasuk kurikulum, maka berdirilah Yayasan Pendidikan Islam As Sahidah untuk usia TK atau Raudhatul Athfal dengan jumlah santrinya hanya delapan orang”,ucap Firdansyah Hasibuan, S.Ag,MH dalam sambutannya.
Ketua Yayasan ini menambahkan, dengan kesungguhan serta berharap ridho Allah SWT, Raudhatul Athfal ini harus jalan meskipun harus berjuang mencari dana operasional.
“Di awal berdirinya, kami harus berjibaku mencari dana bagi keberlangsungan sekolah ini, akhirnya lambat laun jumlah santri RA bertambah, namun untuk biaya operasional tidak bisa hanya berharap dari SPP santri yang jumlahnya kecil, maka kami berusaha dan alhamdulilah Allah SWT kasih jalan hingga sampai sekarang untuk TK atau RA sudah 13 tahun ini jumlah santri kita kian bertambah, dan empat tahun sudah Madrasah Ibtidaiyah kita dirikan sebab ada keinginan dari para orang tua santri, agar anaknya dapat melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar atau Ibtidaiyah dan sekarang total santri yang bersekolah di Yayasan Pendidikan Islam As Sahidah berjumpa 300 orang yang meliputi santri RA dan Santri Ibtidaiyah”, sambung alumni Fakultas Dakwah IAIN UIN Sumut ini.
Di akhir acara di laksanakan pelantikan atau wisuda untuk santri RA dan santri Ibtidaiyah, acara berlangsung lancar dan juga di hadiri Pengurus Ansor Kota Medan dan PW Bakomubin Sumatera Utara.
Penulis : Amirsyam
Editor : Admin1





























































