Sahabatnews.com – Medan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara kembali menjadi sorotan publik menyusul mencuatnya sejumlah dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan internal lembaga tersebut.
Dugaan ini menyeret beberapa pejabat utama dan disebut-sebut melibatkan nilai anggaran hingga ratusan juta rupiah.Salah satu kasus yang telah masuk tahap penanganan aparat penegak hukum adalah dugaan penyimpangan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi mahasiswa kurang mampu.
Perkara tersebut saat ini tengah ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).Tak hanya itu, dugaan penyimpangan juga mencuat pada sejumlah proyek fisik di lingkungan kantor LLDIKTI Wilayah I Sumut.
Di antaranya proyek renovasi ruangan podcast Humas, renovasi mushola, serta penataan areal parkir kantor. Ketiga paket pekerjaan tersebut diduga bermasalah dan diperkirakan menelan anggaran hingga ratusan juta rupiah.Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I Sumatera Utara kini menjadi sorotan tajam menyusul mencuatnya berbagai dugaan korupsi di lingkungan internal.
Dugaan penyimpangan ini melibatkan dana bantuan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu hingga paket proyek fisik yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.Aroma penyimpangan terendus pada tiga paket pekerjaan, yakni renovasi ruang podcast Humas, renovasi musala, serta penataan areal parkir kantor.
Informasi yang diperoleh di internal LLDIKTI Wilayah I Sumut meminta pihak berwajib tidak tinggal diam dan aparat penegak hukum segera bergerak cepat mengusut tuntas dugaan korupsi yang di kantor tersebut.Menanggapi tudingan miring terkait proyek renovasi di lingkungannya, Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumut, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., memberikan komentar singkat. Ia menyatakan tidak memahami secara teknis pengerjaan proyek-proyek tersebut.
“Penanganan kasus ini, terutama terkait dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, terkesan lamban. Senin (7/4/2026), ujar Ketua Harian DPP Fromper Andika Pratama.
Kejatisu telah menerima laporan terkait dugaan korupsi ini dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mengikuti perkembangan kasus ini.Pemerintah daerah telah menyatakan komitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan jika ada informasi terkait dugaan korupsi ini.Kasus ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat Sumatera Utara, terutama bagi mahasiswa yang menjadi korban dugaan penyimpangan dana KIP Kuliah. Masyarakat berharap agar kasus ini dapat diusut tuntas dan pihak-pihak yang terlibat dapat dihukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Penulis : A.Sandy
Editor : Admin3




























































