Sahabatnews.com-Langkat Eks Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, kembali menjadi sorotan publik setelah diduga terseret dalam kasus korupsi pengadaan smartboard tahun anggaran 2024 senilai Rp49,9 miliar. Dugaan keterlibatan Faisal menguat setelah ia dua kali mangkir dari panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat.
Dalam proyek yang diduga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp20 miliar itu, Faisal disebut-sebut berperan penting. Pasalnya, pria yang kini menjabat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara tersebut diduga pihak yang merencanakan, menganggarkan, hingga merealisasikan pengadaan smartboard tersebut.
Meski namanya disebut dalam penyidikan, hingga kini penyidik belum menetapkan Faisal sebagai tersangka.
Kajari Langkat: “Tidak Menutup Kemungkinan Ada Tersangka Baru”
Kepala Kejaksaan Negeri Langkat, Asbach, tidak menampik peluang munculnya tersangka baru.
“Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru,” tegas Asbach dalam temu pers di kantornya.
Ia menjelaskan bahwa penyidik telah melayangkan panggilan terhadap Faisal sebanyak dua kali.
Pada pemanggilan pertama, Faisal mengirimkan surat keterangan sakit.
Pada pemanggilan kedua, ia kembali tidak hadir dan hanya mengirim surat dengan alasan melaksanakan tugas kedinasan.
“Penyidik sudah memanggil secara patut sebanyak dua kali. Alasan yang disampaikan kami hormati, dan penyidik akan segera melakukan pemanggilan kembali,” ujar Asbach tanpa merinci jadwal pemeriksaan berikutnya.
Hingga berita ini diturunkan, Faisal Hasrimy belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon maupun pesan yang dilakukan sejak kasus ini bergulir tidak pernah direspons.
Eks Kadis Pendidikan Langkat Kembali Jadi Tersangka
Dalam kasus yang sama, Kejari Langkat juga menetapkan Saiful Abdi, mantan Kepala Dinas Pendidikan Langkat, sebagai tersangka. Ini merupakan kedua kalinya Saiful tersangkut kasus korupsi setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap penerimaan PPPK 2023 oleh Polda Sumut.
Kasus korupsi pengadaan smartboard ini semakin menarik perhatian publik mengingat anggaran yang sangat besar serta dugaan keterlibatan sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemkab Langkat.
✍️ Pewarta: TN
✍️ Editor: Admin





























































