Sahabatnews.com-Bandar Lampung Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agama Republik Indonesia, Khairunas, menegaskan pentingnya integritas, loyalitas, dan pola pikir melayani dalam pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kementerian Agama Provinsi Lampung yang digelar di Swiss-Belhotel, Bandar Lampung, Rabu (11/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Khairunas hadir sekaligus membuka secara resmi Rakerwil Kemenag Lampung 2026. Ia menyampaikan apresiasi atas undangan yang diberikan, sehingga dapat bertatap muka langsung dengan jajaran pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Lampung.
Integritas Harga Mati bagi ASN Kemenag
Di hadapan peserta Rakerwil, Khairunas menekankan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun Kementerian Agama yang profesional dan dipercaya publik.
“Saya menekankan agar seluruh ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Lampung memiliki integritas yang baik. Kita membangun Kementerian Agama ini harus dengan cara yang benar,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa setiap ASN telah mengucapkan sumpah jabatan saat diangkat menjadi pegawai negeri, termasuk komitmen untuk mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, bekerja dengan jujur, serta penuh tanggung jawab.
Menurutnya, kejujuran dan tanggung jawab bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata kinerja yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Jangan sampai keberadaan kita sebagai ASN justru melanggar sumpah PNS. Kinerja yang baik akan membuat kita bangga menjadi bagian dari Kementerian Agama,” ujarnya.
Ubah Pola Pikir: Dari Kepentingan Pribadi ke Kontribusi Nyata
Selain integritas, Irjen Kemenag juga menekankan pentingnya keikhlasan dalam bekerja. Ia mengajak seluruh ASN Kemenag Lampung untuk memanfaatkan kecerdasan dan potensi yang dimiliki secara positif demi kemajuan organisasi.
Khairunas secara tegas mengingatkan agar ASN tidak terjebak pada pola pikir transaksional dalam jabatan.
“Jangan berpikir negatif, seperti apa yang bisa saya dapatkan dari jabatan. Yang harus dipikirkan adalah apa yang bisa saya lakukan untuk membuat Kementerian Agama menjadi lebih baik,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga loyalitas terhadap pemerintah serta tidak melakukan tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat adalah aset terbesar institusi. Sekali tercoreng, akan sulit untuk dipulihkan.
Rakerwil Jadi Momentum Penguatan Program Prioritas
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Lampung, Zulkarnain, menyampaikan bahwa Rakerwil 2026 menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah dalam mengawal visi dan misi organisasi.
Ia menegaskan bahwa forum tersebut tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi ruang konsolidasi untuk memastikan seluruh program berjalan selaras dengan Rencana Strategis (Renstra) serta delapan program prioritas Menteri Agama.
“Rakerwil ini menjadi sarana untuk menyusun dan mengawal program serta kegiatan ke depan agar selaras dengan kebijakan Kementerian Agama,” ujar Zulkarnain.
Melalui Rakerwil ini, diharapkan seluruh jajaran Kemenag Lampung semakin solid, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel.
✍️ Pewarta: TN
✍️ Editor: Admin































































