Sahabatnews.com-Jakarta Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) mendorong percepatan penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan dan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terkait pengelolaan keuangan haji 1446 H/2025 M. Langkah ini dilakukan untuk memastikan transisi penyelenggaraan haji yang akuntabel menuju kewenangan penuh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
Dorongan tersebut disampaikan langsung oleh Inspektur Jenderal Kemenag Khairunas dalam rangkaian agenda pengawasan di Makkah. Sebelumnya, Irjen turut mendampingi tim BPK RI dalam entry meeting pemeriksaan kepatuhan atas pengelolaan keuangan haji 1446 H/2025 M.
Pastikan Ketepatan Verifikasi Layanan Konsumsi Jemaah
Dalam arahannya, Khairunas meminta Syarikah, sebagai penyedia layanan konsumsi jemaah haji 1446 H/2025 M, untuk memastikan proses verifikasi dan perhitungan layanan berjalan akurat terutama pada masa Armuzna (Arafah–Muzdalifah–Mina).
“Penyedia layanan harus memastikan pelaksanaan layanan konsumsi sesuai kontrak. Jika ditemukan ketidaksesuaian, maka wajib dilakukan pengembalian,” tegas Irjen Khairunas, Senin (17/10/2025) di Makkah.
Ia menegaskan, percepatan penyelesaian ini penting mengingat penyelenggaraan haji memasuki masa transisi menuju tata kelola baru.
Penguatan Tata Kelola Menuju Perubahan 2026
Khairunas berharap seluruh proses penyelesaian dapat dirampungkan secara cepat dan tertib sehingga menjadi landasan kuat menjelang perubahan mekanisme pengelolaan haji pada tahun mendatang.
“Kami berharap seluruh proses ini tuntas dengan baik. Ini menjadi pijakan penting bagi tata kelola baru yang akan berlaku tahun depan,” ujarnya.
Apresiasi untuk BPK RI
Dalam kesempatan yang sama, Irjen menyampaikan apresiasi kepada BPK RI atas proses pemeriksaan yang berlangsung transparan, profesional, dan kolaboratif. Ia menilai sinergi antara Itjen Kemenag, BPK RI, dan mitra layanan di Arab Saudi merupakan fondasi penting dalam memperkuat akuntabilitas layanan haji.
“Kami mengapresiasi profesionalisme BPK RI dan kerja sama yang sangat baik. Kolaborasi ini memberi nilai tambah dalam penguatan tata kelola penyelenggaraan haji,” pungkasnya.
Melalui langkah-langkah ini, Itjen Kemenag menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis dalam memastikan proses transisi pengelolaan haji berjalan lancar, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan jemaah.
✍️ Pewarta: TN
✍️ Editor: Admin



























































